Showing posts sorted by relevance for query sejarah-kemerdekaan-indonesia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query sejarah-kemerdekaan-indonesia. Sort by date Show all posts

Kelas 5 SD : PELAJARAN SEJARAH: CERITA TENTANG KEMERDEKAAN INDONESIA

pelajaran SD Kelas 5 Tematik: Pembelajaran Sejarah merupakan modal utama yang harus dimiliki peserta didik guna menatap masa depan secara lebih luas dan terencana lagi. Komponen-komponen yang berperan dalam rantai pembelajaran ini, baik guru, peserta didik, serta masyarakat luas, seharusnya mencoba membuka alternatif baru dalam pembelajaran sejarah dengan melihat segala problematika saat ini yang begitu kompleks.


Intinya pelajaran sejarah akan sangat berguna bagi pembangunan bangsa jika kita tidak terpaku pada hapalan-hapalan semata, melainkan mampu membuka alternatif-alternatif baru dalam melihat sebuah peristiwa sehingga kita mampu mengambil keputusan secara lebih bijak dan tepat. Belajar Bijak Dari Sejarah! dari kata-kata bijak ini, pelajaran SD Kelas 5 Tematik mengajak para guru untuk mulai membuat cerita yang menarik untuk memotivasi siswa dalam mengenal perjuangan para pahlawan Nasional dalam hal ini tentang Kemerdekaan Indonesia.


Sebagai bahan referensi cerita Kemerdekaan Indonesia di pelajarancg sejarah mudah-mudahan dapat membantu dalam membuat karangan menarik tentang peristiwa hari kemerdekaan RI yang nantinya dapat diceritakan sebagai modal utama mata pelajaran tersebut. Berikut Sekilas Tentang Kemerdekaan Indonesia , 17 Agustus 1945 di pelajaran SD Kelas 5 Tematik:


Indonesia telah mengalami masa penjajahan yang dapat dikatakan sangat panjang. Bangsa Indonesia pernah dijajah selama lebih kurang dari 300 tahun oleh Belanda. Sungguh ini bukanlah waktu yang singkat, namun ketika Perang Dunia II terjadi, pada bulan Maret 1942 Belanda menyerahkan kekuasaannya kepada Jepang. Jepang pada saat itu sedang memulai invasinya ke seluruh Asia Tenggara. Negara tersebut berkeinginan untuk menguasai Asia dan juga mendapatkan Indonesia, yang pada saat itu masih bernama Hindia Belanda, karena memiliki berbagai sumber daya alam (SDA) yang berguna untuk perindustrian miliknya dan kebutuhannya akan modal perang. Pada bulan Maret 1942, setelah sebelumnya berhasil menguasai berbagai kota di Hindia Belanda, Jepang melalui perundingan di Kalijati, mendapatkan Hindia Belanda dari tangan Belanda. Belanda kehilangan Hindia Belanda dalam waktu kurang dari 3 bulan dikarenakan kurang kuatnya pertahanan yang dimiliki oleh pemerintah kolonial.


Dengan dikuasainya Hindia Belanda oleh Jepang, bangsa Indonesia memasuki babak baru dari kehidupannya. Ambisi Jepang yang sangat ingin menang perang dan mempersatukan Asia kedalam satu kesatuan yaitu Asia Timur Raya menyebabkan bangsa Indonesia tereksploitasi habis-habisan, khususnya dalam hal sumber daya alam, contohnya: minyak bumi dan logam, selama kurang lebih 3,5 tahun kekuasaannya. Jepang akhirnya menyerah kepada sekutu setelah Amerika menjatuhkan bom atom ke dua kota yang ada di Jepang yaitu Hiroshima tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki tanggal 9 Agustus 1945. Dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu, pemuda-pemuda Indonesia melihat adanya kesempatan dan kemudian memaksa Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Kedua proklamator ini awalnya tidak menyetujui usul para pemuda sehingga pada tanggal 16 Agustus 1945 mereka dibawa ke Rengasdengklok. Di Rengasdengklok ini kedua tokoh tersebut didesak oleh para pemuda untuk menyetujui memproklamasikan kemerdekaan sesegera mungkin. Setelah sebelumnya bersikeras dengan pendapatnya, Bung Karno akhirnya menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada keesokan harinya karena melihat kondisi yang ada dan desakan para pemuda.


Jumat 17 Agustus 1945, bertempat di kediaman Soekarno Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, yang juga bertepatan dengan bulan Ramadhan, Bung Karno, yang didampingi oleh Bung Hatta, memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Pembacaan teks proklamasi yang menjadi tonggak sejarah berdirinya bangsa ini. Dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka.


Kemerdekaan itu sendiri bagi bangsa Indonesia memiliki arti yang sangat besar. Indonesia tidak lagi menjadi “gabus tempat Belanda mengapung”, tak lagi menjadi ladang eksploitasi Jepang. Indonesia tidak lagi menjadi negara jajahan. Indonesia bebas mengatur hidupnya sendiri, bebas menentukan nasibnya sendiri. Tidak terikat pada bangsa manapun. Kemerdekaan ini adalah titik kulminasi dari segala upaya dari para pejuang kemerdekaan. Meskipun begitu, kita masih harus tetap melanjutkan perjuangan dari para pahlawan yang rela berkorban dan gugur untuk membawa Indonesia mendapatkan kemerdekaan.

 Pembelajaran Sejarah merupakan modal utama yang harus dimiliki peserta didik guna menatap Kelas 5 SD :  PELAJARAN SEJARAH: CERITA TENTANG KEMERDEKAAN INDONESIA


Dan sekarang, di tahun 2020 ini, Indonesia telah mencapai umurnya yang ke-75. Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (setneg) sendiri dalam beberapa momentum ulang tahun selalu resmi menerbitkan Tema dan Logo Khusus Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tema dan Logo resmi Kemerdekaan Republik Indonesia liris dalam menyambut bulan agustusan untuk merayakan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-75. Pada tahun 2020 ini sejak januari Pedoman Visual Penggunaan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 telah diliris, yang tujuan dari tema dan logo HUT RI ini adalah merayakan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-75.


Semoga dengan cerita singkat kemerdekaan Indonesia di pelajaran SD Kelas 5 Tematik memudahkan siswa memahami arti penting kemerdekaan dan nilai-nilai perjuangan dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Akhir kata dalam tulisan Kurikulum sejarah ini, pelajaran SD Kelas 5 Tematik mengucapkan selamat Dirgahayu RI tahun 2020, 17 Agustus!!!

Kelas 5 SD : PELAJARAN SEJARAH: CERITA TENTANG KEMERDEKAAN INDONESIA

pelajaran SD Kelas 5 Tematik: Pembelajaran Sejarah merupakan modal utama yang harus dimiliki peserta didik guna menatap masa depan secara lebih luas dan terencana lagi. Komponen-komponen yang berperan dalam rantai pembelajaran ini, baik guru, peserta didik, serta masyarakat luas, seharusnya mencoba membuka alternatif baru dalam pembelajaran sejarah dengan melihat segala problematika saat ini yang begitu kompleks.


Intinya pelajaran sejarah akan sangat berguna bagi pembangunan bangsa jika kita tidak terpaku pada hapalan-hapalan semata, melainkan mampu membuka alternatif-alternatif baru dalam melihat sebuah peristiwa sehingga kita mampu mengambil keputusan secara lebih bijak dan tepat. Belajar Bijak Dari Sejarah! dari kata-kata bijak ini, pelajaran SD Kelas 5 Tematik mengajak para guru untuk mulai membuat cerita yang menarik untuk memotivasi siswa dalam mengenal perjuangan para pahlawan Nasional dalam hal ini tentang Kemerdekaan Indonesia.


Sebagai bahan referensi cerita Kemerdekaan Indonesia di pelajarancg sejarah mudah-mudahan dapat membantu dalam membuat karangan menarik tentang peristiwa hari kemerdekaan RI yang nantinya dapat diceritakan sebagai modal utama mata pelajaran tersebut. Berikut Sekilas Tentang Kemerdekaan Indonesia , 17 Agustus 1945 di pelajaran SD Kelas 5 Tematik:


Indonesia telah mengalami masa penjajahan yang dapat dikatakan sangat panjang. Bangsa Indonesia pernah dijajah selama lebih kurang dari 300 tahun oleh Belanda. Sungguh ini bukanlah waktu yang singkat, namun ketika Perang Dunia II terjadi, pada bulan Maret 1942 Belanda menyerahkan kekuasaannya kepada Jepang. Jepang pada saat itu sedang memulai invasinya ke seluruh Asia Tenggara. Negara tersebut berkeinginan untuk menguasai Asia dan juga mendapatkan Indonesia, yang pada saat itu masih bernama Hindia Belanda, karena memiliki berbagai sumber daya alam (SDA) yang berguna untuk perindustrian miliknya dan kebutuhannya akan modal perang. Pada bulan Maret 1942, setelah sebelumnya berhasil menguasai berbagai kota di Hindia Belanda, Jepang melalui perundingan di Kalijati, mendapatkan Hindia Belanda dari tangan Belanda. Belanda kehilangan Hindia Belanda dalam waktu kurang dari 3 bulan dikarenakan kurang kuatnya pertahanan yang dimiliki oleh pemerintah kolonial.


Dengan dikuasainya Hindia Belanda oleh Jepang, bangsa Indonesia memasuki babak baru dari kehidupannya. Ambisi Jepang yang sangat ingin menang perang dan mempersatukan Asia kedalam satu kesatuan yaitu Asia Timur Raya menyebabkan bangsa Indonesia tereksploitasi habis-habisan, khususnya dalam hal sumber daya alam, contohnya: minyak bumi dan logam, selama kurang lebih 3,5 tahun kekuasaannya. Jepang akhirnya menyerah kepada sekutu setelah Amerika menjatuhkan bom atom ke dua kota yang ada di Jepang yaitu Hiroshima tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki tanggal 9 Agustus 1945. Dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu, pemuda-pemuda Indonesia melihat adanya kesempatan dan kemudian memaksa Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Kedua proklamator ini awalnya tidak menyetujui usul para pemuda sehingga pada tanggal 16 Agustus 1945 mereka dibawa ke Rengasdengklok. Di Rengasdengklok ini kedua tokoh tersebut didesak oleh para pemuda untuk menyetujui memproklamasikan kemerdekaan sesegera mungkin. Setelah sebelumnya bersikeras dengan pendapatnya, Bung Karno akhirnya menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada keesokan harinya karena melihat kondisi yang ada dan desakan para pemuda.


Jumat 17 Agustus 1945, bertempat di kediaman Soekarno Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, yang juga bertepatan dengan bulan Ramadhan, Bung Karno, yang didampingi oleh Bung Hatta, memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Pembacaan teks proklamasi yang menjadi tonggak sejarah berdirinya bangsa ini. Dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka.


Kemerdekaan itu sendiri bagi bangsa Indonesia memiliki arti yang sangat besar. Indonesia tidak lagi menjadi “gabus tempat Belanda mengapung”, tak lagi menjadi ladang eksploitasi Jepang. Indonesia tidak lagi menjadi negara jajahan. Indonesia bebas mengatur hidupnya sendiri, bebas menentukan nasibnya sendiri. Tidak terikat pada bangsa manapun. Kemerdekaan ini adalah titik kulminasi dari segala upaya dari para pejuang kemerdekaan. Meskipun begitu, kita masih harus tetap melanjutkan perjuangan dari para pahlawan yang rela berkorban dan gugur untuk membawa Indonesia mendapatkan kemerdekaan.

 Pembelajaran Sejarah merupakan modal utama yang harus dimiliki peserta didik guna menatap Kelas 5 SD :  PELAJARAN SEJARAH: CERITA TENTANG KEMERDEKAAN INDONESIA


Dan sekarang, di tahun 2020 ini, Indonesia telah mencapai umurnya yang ke-75. Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (setneg) sendiri dalam beberapa momentum ulang tahun selalu resmi menerbitkan Tema dan Logo Khusus Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tema dan Logo resmi Kemerdekaan Republik Indonesia liris dalam menyambut bulan agustusan untuk merayakan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-75. Pada tahun 2020 ini sejak januari Pedoman Visual Penggunaan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 telah diliris, yang tujuan dari tema dan logo HUT RI ini adalah merayakan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-75.


Semoga dengan cerita singkat kemerdekaan Indonesia di pelajaran SD Kelas 5 Tematik memudahkan siswa memahami arti penting kemerdekaan dan nilai-nilai perjuangan dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Akhir kata dalam tulisan Kurikulum sejarah ini, pelajaran SD Kelas 5 Tematik mengucapkan selamat Dirgahayu RI tahun 2020, 17 Agustus!!!

Kelas 5 SD : RANGKUMAN PELAJARAN SEJARAH LENGKAP TIAP BAB UNTUK KELAS 10 SMA

pelajaran SD Kelas 5 Tematik: Bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tentu akan memiliki mata pelajaran sejarah. Dalam pembelajaran sejarah tiap semester memiliki materi berbeda-beda. Dengan pembahasan tiap babnya. Seperti contoh Semester 1 menjadi dasar untuk pesiapan pembelajaran sejarah di semester 2. Tiap bab di kelas 10 SMA ini juga memiliki pembahasan berbeda-beda pula, Misalnya Bab 1 akan membahas tentang hakekat pengertian dan ruang lingkup sejarah, sedangkan Bab 2 akan membahas tentang Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia Masa Pra-aksara dan masa aksara, Bab 3 akan membahas tentang Prinsip dasar penelitian Sejarah, Bab 4 akan membahas tentang Kehidupan awal Masyarakat Indonesia, dan Bab 5 akan membahas tentang Pengaruh peradaban Awal Masyarakat Dunia terhadap Peradaban Indonesia. Saking banyaknya bab yang harus dipelajari dalam 1 semester di kelas 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) tentu akan lebih lengkap apabila siswa dapat merangkum pelajarancg tersebut untuk bahan pembelajaran di rumah.


Oleh karena itu, dalam tulisan pelajaran SD Kelas 5 Tematik kali ini, mari rangkum mata pelajarancg sejarah yang diberikan di SMA kelas 10 mulai dari Pengertian dan Ruang Lingkup Sejarah, Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia Masa Pra-aksara dan masa aksara, Prinsip dasar penelitian Sejarah, Kehidupan awal Masyarakat Indonesia, Pengaruh peradaban Awal Masyarakat Dunia terhadap Peradaban Indonesia yang diringkas secara lengkap:



RANGKUMAN BAB 1 UNTUK KELAS 10 SMA: PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ILMU SEJARAH

1. PENGERTIAN SEJARAH

Istilah Sejarah berasal dari bahasa Arab yaitu Syajaratun yang berarti Pohon. Secara umum penggunaan kata tersebut dalam konteks masa lalu mengacu pada pohon silsilah. Dalam hal ini arti sejarah itu hanya mengacu pada masalah asal usul atau keturunan seseorang. Kata Sejarah yang lebih dekat dengan pengertian, terkandung dalam bahasa Yunani yaitu Historia yang berarti Ilmu atau Orang pandai. Sedangkan dalam bahasa Inggris, History yaitu masa lampau umat manusia dan dalam bahasa Jerman, Geschichte yaitu sesuatu yang telah terjadi.


Beberapa definisi sejarah menurut pendapat para ahli :
  1. Menurut JV. Briche, sejarah adalah “ It is the record of what man has thought, said and done “.
  2. Menurut Patrick Gardiner, sejarah adalah “ History is the study of what human beings have done“. 
  3. Menurut Moh. Yamin, mengatakan sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwayang dapat dibuktikan dengan kenyataan.
  4. Menurut Koentowidjojo, Sejarah adalah rekonstruksi masa lalu tentang apa yang dipikirkan, dikatakan, dikerjakan, dirasakan dan dialami manusia.
  5. Menurut Sartono Kartidirdjo, Sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau.
  6. Menurut Mohammad Ali, Sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau.

Dari pendapat-pendapat para ahli diatas, pelajarancg dapat menyimpulkan bahwa sejarah merupakan rangkaian peristiwa masa lampau yang menyangkut kehidupan manusia setelah mengenal tulisan, sedangkan Ilmu Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk manusia pada masa lampau setelah mengenal tulisan.



2. SEJARAH SEBAGAI PERISTIWA, KISAH, ILMU DAN SENI

Sejarah sebagai peristiwa berarti bahwa kejadian itu pernah ada dan benar-benar terjadi serta bisa dibuktikan secara ilmiah. Sedangkan sejarah sebagai Kisah, selain peristiwa itu ada, juga bisa dikisahkan atau bisa diceritakan kembali. Sejarah sebagai ilmu bahwa sejarah menggunakan metode analitis yaitu hasilnya harus dapat diverifikasi dan dapat disetujui atau ditolak oleh para ahli. Sementara sejarah sebagai seni mengandung arti bahwa dalam penyajian dari hasil penyelidikan itu disusun dalam suatu rangka tertentu sehingga dapat menarik perhatian orang dan dapat mempengaruhi sikap jiwanya.


3. PERIODISASI DAN KRONOLOGI

Periodisasi adalah penentuan pemenggalan kurun waktu yang akan diteliti dan didasarkan pada alasan-alasan tertentu yang rasionall dan ilmiah yang erat kaitannya dengan permasalahan yang hendak diteliti. Periodisasi Sejarah Indonesia yang umum dipakai menurut jamannya adalah :
  • Jaman Prasejarah. Periodisasi ini membicarakan kehidupan manusia purba sebelum adanya tulisan.
  • Jaman Kuno. Periodisasi ini membicarakan kehidupan manusia untuk masa perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Budha.
  • Jaman modern. Periodisasi ini membicarakan kehidupan manusia yang berlangsung sejak masa perkembangan Islam di Indonesia hingga kini.

Catatan Kronologi sejarah pelajaran SD Kelas 5 Tematik: Kronologi merupakan urutan waktu yang tersusun sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.


4. KEGUNAAN SEJARAH

Secara sederhana, Seorang pakar atau ahli seperti Louis Gotschalk membagi kegunaan sejarah dalam 4 bagian yaitu :
  1. Berguna untuk Rekreatif.  Rekreatif artinya dengan membaca atau mempelajari sejarah, kita seolah-olah dibawa berpetualang menembus dimensi ruang dan waktu. Tanpa beranjak dari tempat, kita dibawa oleh sejarah untuk menyaksikan peristiwa-peristiwa yang jauh dari kita yang mungkin saja kita tidak tahu tempatnya atau kita tidak pernah ikut menyaksikan kejadian tersebut.
  2. Berguna untuk Inspiratif. Inspiratif dalam hal ini suatu karya sejarah dapat memberikan inspirasi kepada para pembacanya atau yang mempelajarinya.
  3. Berguna untuk Instruktif. Instruktif  dalam hal ini bermaksud memberikan pelajaran mengenai suatu keterampilan atau pengetahuan ( pengajaran ) tertentu misalnya pengetahuan tentang taktik perang.
  4. Berguna untuk Edukatif.  Edukatif dalam hal ini berguna untuk mendapatkan kearifan dari masa lampau untuk melangkah ke masa depan. Contoh adanya slogan “jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Selain kegunaan sejarah itu sendiri terdapat pula manfaat yang didapat dari belajara sejarah, seperti pendapat dari Travelyan.  Menurut Travelyan belajar sejarah mempunyai 3 manfaat yaitu:
  1. Untuk Ilmiah, yaitu berupa pengumpulan fakta dan penyaringan bukti.
  2. Untuk Imajinatif, yaitu menyeleksi dan mengkategorikan fakta yang telah dikumpulkan dan mengambil satu kesimpulan
  3. Untuk Sastra, yaitu penyajian hasil ilmu dan daya angan dalam bentuk yang menarik.



RANGKUMAN BAB 2 UNTUK KELAS 10 SMA: TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA PRA-AKSARA DAN MASA AKSARA

Secara istilah, masa praaksara adalah masa atau zaman dimana manusia tidak atau belum mengenal tulisan. Masa pra-aksara juga disebut dengan zaman pra-sejarah dimana komunikasi dilakukan dengan bahasa isyarat. Praaksara disebut juga nirleka, nir berarti tanpa dan leka berarti tulisan.


TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA PRA-AKSARA

1. CARA MASYARAKAT MEWARISKAN MASA LALUNYA

Dua cara untuk mewariskan masa lalu pada masyarakat yang belum mengenal tulisan ( Pra-aksara ) yaitu :
  • Melalui keluarga. Keluarga memiliki peranan yang penting dalam proses pewarisan budaya masa lalu karena kesempatan berinteraksi dalam keluarga lebih besar sehingga memudahkan orang tua menanamkan ide-ide dan menyampaikan informasi mengenai tatacara berprilaku dan adat istiadat serta kebiasaan keluarga yang benar pada anak.
  • Melalui Masyarakat. Masyarakat secara langsung atau tidak langsung memiliki cara tersendiri dalam mewariskan masa lalunya yaitu, yaitu melalui adat istiadat, pertunjukan hiburan dan kepercayaan masyarakat.



2. TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA SEBELUM MENGENAL TULISAN

Ada beberapa unsur kebudayaan masyarakat Indonesia sebelum mengenal tulisan yang dapat dikenali melalu melalui beberapa sistem, diantaranya yaitu:
  • Sistem kepercayaan;
  • Sistem kemasyarakatan dan organisasi sosial;
  • Sistem mata pencaharian;
  • Sistem peralatan dan perlengkapan hidup ( teknologi );
  • Sistem Bahasa;
  • Sistem kesenian, dan;
  • Ilmu Pengetahuan



3. JEJAK SEJARAH INDONESIA

Ada beberapa untuk melacak jejak sejarah, diantaranya melalui yaitu:
  • Folklore. Folklore merupakan adat istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun dan tidak dibukukan. Folklore Lisan : bahasa rakyat, teka-teki, puisi, cerita rakyat, Nyanyian rakyat. Folklore bukan lisan : Arsitektur rakyat, kerajinan tangan, pakaian, obat-obatan tradisional, perhiasan dsb.
  • Mitologi Ilmu Kesusasteraan tentang dongeng kehidupan para dewa dan mahluk halus dalam suatu kebudayaan juga menceritakan tentang asal usul alam semesta, manusia dan bangsa yang diungkap secara ghaib.
  • Legenda.  Legenda merupakan cerita rakyat pada masa lampau yang masih memiliki hubungan dengan peristiwa sejarah.
  • Upacara. jejak ini merupakan rangkaian kegiatan yang terikat oleh aturan tertentu berdasarkan adat istiadat dan agama ( kepercayaan ).
  • Lagu daerah. Ini merupakan lagu yang menggunakan bahasa daerah.



TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA AKSARA

Secara istilah, masa aksara adalah masa atau zaman dimana manusia sudah mengenal tulisan.


1. PERKEMBANGAN SEJARAH INDONESIA SETELAH MENGENAL TULISAN

Tulisan pertama kali dikenal oleh penduduk indonesia sekitar tahun 400 M. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan ditemukan empat tiang batu persembahan (yupa) di Muara Kaman, ditepi Sungai Mahakam, Kutai (Kalimantan Timur).


Yupa tersebut ditengarai peninggalan dari kutai. Bahasa yang digunakan pada Yupa adalah bahasa Sanskerta dengan huruf Pallawa.


Bahasa Sanskerta dan Huruf Pallawa dari India mulai mengalami perubahan. Penduduk indonesia mengembangkan bahasa sakskerta dan huruf pallawa menjadi bahasa dan huruf jawa kuno.


Walaupun bahasa saskerta dan huruf pallawa berpengaruh terhadap perkembangan bahasa, tulisan, dan seni sastra indonesia, tetapi tidak pernah digunakan sebagai bahasa komunikasi antarkelompok.


Hal tersebut dikarenakan bahasa Sanskerta merupakan bahasa Brahmana sehingga hanya dipakai sebagai bahasa didalam kalangan Brahmana dan Istana saja. Seiring perkembangannya, terdabat beberapa bidang-bidang yang mempengaruhi sejarah di Indonesia, diantaranya:
  • Bidang politik ( Pemerintahan ). Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Budha sistem pemerintahan di Indonesia di pegang oleh kepala suku yang memerintah kelompok sukunya. Setelah masuknya pengaruh Hindu-Budha maka pemerintahan kepala suku diubah menjadi pemerintahan yang berbentuk kerajaan yang dipegang oleh raja secara turun temurun.
  • Bidang sosial. Sebelum masuknya kebudayaan Hindu-Budha masyarakat Indonesia telah hidup teratur yang ditandai dengan kehidupan gotong royong.
  • Bidang Budaya. Sebelum orang-orang India datang ke Indonesia, masyarakat kita telah memiliki dasar kehidupan sendiri yang cukup tinggi ( kebudayaan asli ) dan terus berkembang secara terus menerus. Setelah masuknya kebudayaan Hindu-Budha maka terjadilah perkembangan kebudayaan Indonesia seperti :
    • Tulisan Pallawa dan bahasa Sanskerta;
    • Seni bangunan;
    • Seni Rupa/lukis;
    • Seni sastra;
    • Kalender.
  • Bidang Keagamaan. Kepercayaan asli bangsa kita yaitu pemujaan terhadap Roh-roh leluhur/nenek moyang ( Animisme ) dan benda-benda ( Dinamisme ). Setelah masuknya orang-orang India yang membawa kebudayaan Hindu dan Budha maka masyarakat kitapun mengenal agama tersebut tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya.



2. REKAMAN TERTULIS DALAM TRADISI SEJARAH

Contoh bentuk rekaman tertulis dalam tradisi sejarah, yaitu:
  • Bentuk Prasasti. Bentuk rekaman ini merupakan rekaman tertulis yang menceritakan masa lampau yang pembuatannya berdasarkan perintah raja.
  • Bentuk Kitab.  Bentuk rekaman ini merupakan karya sastra para pujangga yang dijadikan petunjuk untuk menyingkap sebuah peristiwa sejarah yang muncul pada jaman Hindu Budha maupun Islam.
  • Bentuk Dokumen. Bentuk rekaman ini merupakan surat berharga yang ditulis atau dicetak sehingga dapat dipakai untuk sebuah bukti atau keterangan.


3. PERKEMBANGAN PENULISAN SEJARAH DI INDONESIA

Secara garis besar ada tiga jenis penulisan masa sejarah (historiografi) Indonesia, yaitu:
  • Masa Hindu – Budha dan Islam. Penulisan sejarah pada masa ini bersifat istana sentris yaitu berpusat pada keinginan dan kepentingan raja. Tujuannya agar generasi penerus mengetahui bahwa ada suatu peristiwa penting pada masa itu.
  • Masa Kolonial. Penulisan sejarah pada masa ini bertujuan untuk memperkokoh kekuasaan mereka di Indonesia dengan menyatakan bahwa status sosial mereka lebih tinggi dan setiap perlawanan rakyat Indonesia terhadap mereka dianggap sebagai pemberontak.
  • Masa pergerakan Nasional. Penulisan sejarah Pada masa ini bertujuan untuk membangkitkan semangat perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.
  • Masa Kemerdekaan. Penulisan pada masa ini berorientasi pada masa depan bangsa dan Negara Indonesia yang telah berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
 tentu akan memiliki mata pelajaran sejarah Kelas 5 SD :  RANGKUMAN PELAJARAN SEJARAH LENGKAP TIAP BAB UNTUK KELAS 10 SMA

Baca:



RANGKUMAN BAB 3 UNTUK KELAS 10 SMA: PRINSIP DASAR PENELITIAN SEJARAH

Dalam sebuah penelitian sejarah harus berpedoman pada prinsip-prinsip dasar. Adapun prinsip-prinsip penelitian terbagi 2 bagian yaitu :

1. LANGKAH-LANGKAH DALAM PENELITIAN SEJARAH

  • Langkah Heuristik.  Heuristik merupakan kegiatan yang berkaitan dengan upaya mencari dan menemukan data-data mentah yang sesuai dengan tujuan dari penelitian.
  • Langkah Verifikasi. Verifikasi merupakan kegiatan dimana peneliti melakukan penyeleksian data yang ditemukannya melalui proses pengujian terhadap data-data tersebut, baik dari segi materi maupun isinya. Setelah data tersebut telah teruji kebenarannya maka akan dinilai apakah data-data tersebut relevan/sesuai dengan permasalahan yang hendak ditulis. Data yang telah teruji kebenarannya akan menjadi fakta sejarah.
  • Langkah Interpretasi. Interpretasi merupakan kegiatan dimana proses penafsiran dan merangkaikan unsur-unsur yang telah diperoleh dari tahap-tahap sebelumnya dengan tujuan untuk memperoleh kumpulan fakta yang memiliki arti dan menjadi dasar argumentasi/pendapat dari penulis sejarah.
  • Langkah Historiografi. Historiografi merupakan kegiatan dimana proses penulisan sejarah yang bertolak dari fakta-fakta yang telah teruji kebenarannya.

2. SUMBER, BUKTI DAN FAKTA SEJARAH

SUMBER SEJARAH

Louis Gotschalk membagi sumber sejarah menjadi dua bagian yaitu sumber Primer merupakan kesaksian dari seorang saksi dengan mata dan kepalanya sendiri. Dan Sumber Sekunder merupakan kesaksian dari siapapun yang bukan saksi pandangan mata atau yang tidak melihat secara langsung kejadian tersebut.


Sementara itu Nugroho Notosusanto membagi sumber sejarah dalam 3 kategori yaitu :
  • Sumber Tertulis merupakan sumber yang diperoleh dari peninggalan tertulis seperti : Prasasti, Babad, Kronik, Dokumen, Arsip, Naskah dan Rekaman;
  • Sumber lisan merupakan keterangan langsung dari pelaku atau saksi dari suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau.
  • Sumber benda merupakan sumber yang diperoleh dari peninggalan purbakala seperti : candi, alat-alat, senjata, keraton, gua-gua dsb. 

BUKTI SEJARAH

Bukti yang dimaksud adalah berupa segala peninggalan yang berkaitan dengan aktivitas manusia di masa lampau yang mungkin saja peninggalan itu masih dipergunakan oleh manusia pada masa kini. Contoh, istana kepresidenan dan teks proklamasi.


FAKTA SEJARAH

Fakta yang dimaksud adalah berupa data sejarah yang sudah diverifikasi dan diinterpretasikan oleh sejarawan kemudian dijadikan dalil, argumentasi atau dasar pemikiran untuk menulis sejarah.



3. PRINSIP-PRINSIP DALAM PENELITIAN SEJARAH LISAN

Adapun prinsip-prinsip penelitian sejarah lisan terbagi 5 bagian yaitu :

SUMBER BERITA DARI PELAKU SEJARAH

Pelaku sejarah merupakan tokoh yang secara langsung mengalami suatu peristiwa yang terjadi namun perlu diingat bahwa keterangan para pelaku kadang bersifat subyektif karena keterangan tersebut benar menurut pelaku sendiri.


SUMBER BERITA DARI SAKSI SEJARAH

Saksi sejarah merupakan orang yang pernah melihat atau menyaksikan terjadinya suatu peristiwa dan bukan pelaku sejarah.


TEMPAT PERISTIWA SEJARAH

Untuk menentukan tempat atau lokasi peristiwa yang terjadi pada masa lampau diperlukan penafsiran-penafsiran yang matang, misalnya menentukan pusat pemerintahan Kerajaan Bima.


LATAR BELAKANG MUNCULNYA PERISTIWA SEJARAH

Latar belakang terjadinya suatu peristiwa menjadi penentu utama munculnya suatu peristiwa sejarah. Tanpa adanya latar belakang tidak mungkin terjadi peristiwa sejarah. Misalnya, terbunuhnya pangeran Frans Ferdinand menjadi latar belakang terjadinya Perang Dunia I.


PENGARUH DAN AKIBAT DARI PERISTIWA SEJARAH

Suatu peristiwa sejarah akan memberikan pengaruh dan akibat yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat jika peristiwa itu memang dicita-citakan oleh masyarakat yang bersangkutan, misalnya Proklamasi kemerdekaan Indonesia dan peristiwa jatuh bangunnnya kabinet di Indonesia.


Dari kelima Prinsip dasar penelitian sejarah lisan diatas sudah mendjadi metode atau teknik umum yang mesti dilakukan oleh seorang peneliti.


RANGKUMAN BAB 4 UNTUK KELAS 10 SMA: KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA

1. Perkembangan Kehidupan Masyarakat Berburu hingga Munculnya Masyarakat Pertanian di Indonesia

Kehidupan masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan masih sangat sederhana. Masa ini desebut sebagai masa food gathering (mencari dan mengumpulkan makanan) dengan sistem hidup berpindah-pindah (nomaden).


Manusia purba telah menghasilkan kebudayaan secara sederhana dengan menciptakan alat-alat untuk menangkap binatang buruan, menguliti binatang buruan, mengorek ubi-ubian, mengail ikan dari bahan-bahan seperti batu, kayu, tulang, tanduk binatang, dan sebagainya.


Kemudian manusia prasejarah berkembang dengan mulai mengenal tempat tinggal sementara (semi sedenter), misalnya di tepi pantai atau di gua-gua.


Sisa-sisa peninggalan hidup tempat tinggal sementara dari zaman Mesolitikum ini antara lain kyokkemoddinger (sampah dapur) dan abris sous roche (gua sebagai tempat tinggal).


Alat-alat kehidupan merekapun makin berkembang, seperti chopper (kapak perimbas/pebble/kapak Sumatra), chopping tool (kapak penetak), anak panah, flake, alat-alat dari tulang dan tanduk rusa dan sebagainya.


Kehidupan manusia purba pada masa menetap dan bercocok tanam berlangsung pada zaman Neolitikum.


Hasil budaya masa menetap dan bercocok tanam berupa alat-alat kehidupan sehari-hari yang telah dibuat dan diasah dengan halus, seperti:
  • Kapak persegi untuk memotong daging binatang hasil buruannya, menebang pohon, dan membuat perahu.
  • Beliung persegi atau cangkul berfungsi untuk mengerjakan ladang atau sawah.
  • Tarah atau pahat untuk mengukir/memahat kayu.
  • Anak panah untuk memanah binatang buruan.
  • Perhiasan terbuat dari batu, tembikar, dan kulit kerang.
  • Pakaian yang terbuat dari kulit kayu atau kerang.



Karakteristik kehidupan pada masa bercocok tanam:
  • Mereka sudah hidup menetap. Mereka sudah dapat menyimpan hasil panennya untuk waktu yang cukup lama.
  • Telah memproduksi ternak. Pada masa ini telah terjadi revolusi kehidupan manusia, yakni perubahan dari pola hidup berpindah-pindah dan tergantung pada penyediaan alam (food gathering) ke kehidupan menetap, bertani, beternak, dan berproduksi (food producing).



Dr. Brandes mengemukakan bahwa sebelum kedatangan pengaruh Hindu – Buddha, telah terdapat sepuluh unsur pokok dalam kehidupan asli masyarakat Indonesia, antara lain:
  • Kemampuan berlayar;
  • Mengenal astronomi;
  • Kepandaian bersawah;
  • Mengatur masyarakat;
  • Kesenian wayang;
  • Seni gamelan;
  • Seni batik;
  • Aktivitas perdagangan;
  • Sistem macapat;
  • Membuat kerajinan.



Ciri-ciri dan perkembangan kehidupan masyarakat pada masa berburu dan masa bercocok tanam adalah:

a. Masa berburu dan berpindah-pindah:
  • Hidup berpindah-pindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain (nomaden) dan bertempat tinggal di tepi sungai, danau, pantai, di dalam goa-goa atau ceruk-ceruk batu, di tempat yang dekat dengan sumber makanan agar dapat bertahan hidup.
  • Hidup dalam kelompok-kelompok kecil (bergerombol) agar mampu menghadapi segala macam tantangan atau ancaman. Belum mengenal bercocok tanam.
  • Tergantung pada alam sehingga mereka mencari makan dengan cara food gathering (mengumpulkan makanan) seperti buah-buahan, umbi-umbian, dan berburu.
  • Alat-alat kebutuhan mereka dibuat dari batu yang belum dihaluskan (masih sangat kasar).



b. Masa bercocok tanam dan menetap:
  • Sudah mulai tinggal secara menetap.
  • Sudah mengenal bercocok tanam secara baik.
  • Sudah mampu mengolah bahan makanan sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka (food producing/menghasilkan makanan).
  • Di samping berburu dan menangkap ikan juga telah memelihara binatang-binatang jinak seperti anjing, babi, dan kerbau untuk keperluan konsumsi dan sebagai korban.
  • Alat-alat yang dibuat dari batu lebih halus dan macamnya lebih banyak, seperti kapak, tombak, panah, perhiasan dari gelang-gelang, dan biji-biji kalung dari batu.
  • Peradaban mereka sudah lebih maju dan membuat alat-alat rumah tangga yang lebih baik serta telah mengenal seni.



2. Perkembangan Teknologi dan Sistem Kepercayaan Awal Masyarakat di Indonesia

Perkembangan teknologi di Indonesia dimulai pada masa perundagian, diawali dengan kepandaian menuang logam.


Untuk melebur logam dan menjadikan suatu alat diperlukan cara-cara khusus yang belum dikenal sebelumnya. Logam harus dipanaskan hingga mencapai titik leburnya, kemudian dicetak menjadi perkakas yang diperlukan.


Sementara zaman logam berkembang di Indonesia, kebudayaan batu tidaklah punah bahkan keduanya berkembang dan tetap dipergunakan.


Dalam perkembangannya kehidupan masyarakat sudah teratur dan telah mengenal bentuk-bentuk pertama sistem pemerintahan kerajaan.


Manusia purba telah mampu menghasilkan bangunan-bangunan yang dibuat dari batu-batu besar dan digunakan dalam hubungannya dengan kepercayaan zaman prasejarah atau dinamakan kebudayaan megalitikum, antara lain:
  • Menhir. Adalah tugu dari batu tunggal. Berfungsi sebagai tanda perigatan suatu peristiwa atau sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang. Ditemukan di Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan.
  • Dolmen. Adalah sebuah meja batu. Berfungsi sebagai tempat meletakkan sesaji peti mayat. Ditemukan di Jawa Timur terutama di daerah Bondowoso.
  • Sarkofagus atau keranda. Adalah sebuah peti batu besar yang berbentuk seperti palung/lesung dan diberi tutup. Berfungsi sebagai kuburan atau peti mayat. Ditemukan di Bali. 
  • Kubur batu. Adalah kuburan dalam tanah sisi samping, alas, dan tutupnya diberi semacam papan-papan dari batu. Berfungsi untuk mengubur mayat. Ditemukan di daerah Kuningan, Jawa Barat.
  • Punden Berundak. Adalah bangunan yang terbuat dari batu yang disusun bertingkat. Merupakan cikal bakal candi. Berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang. Ditemukan di Lebak Sibedug daerah Banten Selatan.
  • Arca. Adalah bangunan dari batu yang berbentuk manusia dan ada yang berbentuk binatang. Berfungsi sebagai perwujudan dari roh nenek moyang. Ditemukan di Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.



Masyarakat telah mengenal teknik-teknik pengolahan logam (perunggu dan besi), yaitu:
  • Teknik bivalve, yaitu cetakan yang terdiri dari dua bagian, kemudian diikat dan ke dalam rongga dalam cetakan itu dituangkan perunggu cair. Cetakan tersebut kemudian dilepas dan jadilah barang yang dicetak.
  • Teknik a cire perdue (membuat model benda dari lilin). Benda yang akan dicetak dibuat dari lilin atau sejenisnya, kemudian dibungkus dengan tanah liat yang diberi lubang. Setelah itu dibakar maka lilin akan meleleh. Rongga bekas lilin tersebut diisi dengan cairan perunggu. Sesudah dingin perunggu membeku dan tanah liat dibuang maka jadilah barang yang dicetak.



Zaman logam dibagi menjadi tiga zaman, yaitu:
  • Zaman tembaga;
  • Zaman perunggu;
  • Zaman besi;

Kepercayaan masyarakat Indonesia awal antara lain Animisme (memuja arwah nenek moyang), Dinamisme (memuja benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib), dan Totenisme (memuja binatang tertentu dan dianggapnya seketurunan).



RANGKUMAN BAB 5 UNTUK KELAS 10 SMA: PENGARUH PERADABAN AWAL MASYARAKAT DUNIA TERHADAP PERADABAN INDONESIA

  1. Peradaban di Lembah Indus dan Lembah Gangga berkembang menjadi negara Pakistan dan India:
    • Mohenjo Daro-Harappa didukung oleh orang-orang Dravida.
    • Hindu-Buddha dikembangkan oleh orang-orang Arya.
  2. Peradaban lembah Sungai Kuning:
    • Peradaban ini meyakini adanya kerajaan langit yang pemerintahannya di bumi dimiliki oleh kerajaan dunia (Huang Ti).
    • Selama ribuan tahun dikuasai oleh berbagai dinasti silih berganti hingga kini berbentuk republik.
  3.  Peradaban lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia).  Peradaban ini dikembangkan oleh bangsa-bangsa Sumeria, Babilonia, dan Assiria yang telah mengenal berbagai teknologi yang cukup maju.
  4. Peradaban lembah Sungai Nil.  Herodotus menyatakan bahwa Mesir adalah hadiah Sungai Nil. Berkat adanya Sungai Nil, Mesir menjadi negara yang subur dan kaya. Peradaban Mesir sudah maju dengan mengenal astronomi, ilmu kedokteran, dan ilmu bangunan yang canggih.
  5. Peradaban Yunani Kuno. Bangsa Yunani merupakan peletak dasar demokrasi dengan dibentuknya sistem polis atau semacam negara bagian dan adanya dewan rakyat. Sistem ketatanegaraan negara Yunani banyak ditiru oleh bangsa-bangsa modern di kemudian hari.
  6. Peradaban Romawi Kuno Demokrasi. Peradaban ini yang lebih maju diperkenalkan bangsa Romawi Kuno. Mereka telah mengenal pemilihan kepala negara oleh wakil-wakil rakyat, bukan sistem keturunan, dan membentuk negara republik.
  7. Kebudayaan Bacson-Hoabinh merupakan budaya yang masuk ke Nusantara yang alatalatnya terbuat dari batu.
  8. Kebudayaan Dongson juga masuk ke Nusantara, yakni budaya logam. Nenek moyang kita mengenalnya dan sudah menggunakan perunggu.
  9. Kebudayaan India yang masuk ke Nusantara memunculkan pengaruh agama Hindu dan agama Buddha.
  10. Alat logam (perunggu) dibuat dengan dua cara, yakni cara bivalve dan a cire perdue.


KESIMPULAN RANGKUMAN PELAJARAN SEJARAH LENGKAP TIAP BAB UNTUK KELAS 10 SMA PELAJARANCG.BLOGSPOT.COM

Ringkasan materi Kurikulum Mata Pelajaran Sejarah Indonesia yang sudah di rangkum dalam tulisan pelajaran SD Kelas 5 Tematik, semoga dapat dijadikan sebagai sumber referensi dan pembelajaran Untuk para pelajar SMA dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) maupun Ujian harian semester lengkap khususnya bagi siswa Sekolah Menengah Pertama semester 1 dan 2 diatas mudah-mudahan dapat bermanfaat!!

Kelas 5 SD : RANGKUMAN PELAJARAN SEJARAH LENGKAP TIAP BAB UNTUK KELAS 10 SMA

pelajaran SD Kelas 5 Tematik: Bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tentu akan memiliki mata pelajaran sejarah. Dalam pembelajaran sejarah tiap semester memiliki materi berbeda-beda. Dengan pembahasan tiap babnya. Seperti contoh Semester 1 menjadi dasar untuk pesiapan pembelajaran sejarah di semester 2. Tiap bab di kelas 10 SMA ini juga memiliki pembahasan berbeda-beda pula, Misalnya Bab 1 akan membahas tentang hakekat pengertian dan ruang lingkup sejarah, sedangkan Bab 2 akan membahas tentang Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia Masa Pra-aksara dan masa aksara, Bab 3 akan membahas tentang Prinsip dasar penelitian Sejarah, Bab 4 akan membahas tentang Kehidupan awal Masyarakat Indonesia, dan Bab 5 akan membahas tentang Pengaruh peradaban Awal Masyarakat Dunia terhadap Peradaban Indonesia. Saking banyaknya bab yang harus dipelajari dalam 1 semester di kelas 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) tentu akan lebih lengkap apabila siswa dapat merangkum pelajarancg tersebut untuk bahan pembelajaran di rumah.


Oleh karena itu, dalam tulisan pelajaran SD Kelas 5 Tematik kali ini, mari rangkum mata pelajarancg sejarah yang diberikan di SMA kelas 10 mulai dari Pengertian dan Ruang Lingkup Sejarah, Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia Masa Pra-aksara dan masa aksara, Prinsip dasar penelitian Sejarah, Kehidupan awal Masyarakat Indonesia, Pengaruh peradaban Awal Masyarakat Dunia terhadap Peradaban Indonesia yang diringkas secara lengkap:



RANGKUMAN BAB 1 UNTUK KELAS 10 SMA: PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ILMU SEJARAH

1. PENGERTIAN SEJARAH

Istilah Sejarah berasal dari bahasa Arab yaitu Syajaratun yang berarti Pohon. Secara umum penggunaan kata tersebut dalam konteks masa lalu mengacu pada pohon silsilah. Dalam hal ini arti sejarah itu hanya mengacu pada masalah asal usul atau keturunan seseorang. Kata Sejarah yang lebih dekat dengan pengertian, terkandung dalam bahasa Yunani yaitu Historia yang berarti Ilmu atau Orang pandai. Sedangkan dalam bahasa Inggris, History yaitu masa lampau umat manusia dan dalam bahasa Jerman, Geschichte yaitu sesuatu yang telah terjadi.


Beberapa definisi sejarah menurut pendapat para ahli :
  1. Menurut JV. Briche, sejarah adalah “ It is the record of what man has thought, said and done “.
  2. Menurut Patrick Gardiner, sejarah adalah “ History is the study of what human beings have done“. 
  3. Menurut Moh. Yamin, mengatakan sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwayang dapat dibuktikan dengan kenyataan.
  4. Menurut Koentowidjojo, Sejarah adalah rekonstruksi masa lalu tentang apa yang dipikirkan, dikatakan, dikerjakan, dirasakan dan dialami manusia.
  5. Menurut Sartono Kartidirdjo, Sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau.
  6. Menurut Mohammad Ali, Sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau.

Dari pendapat-pendapat para ahli diatas, pelajarancg dapat menyimpulkan bahwa sejarah merupakan rangkaian peristiwa masa lampau yang menyangkut kehidupan manusia setelah mengenal tulisan, sedangkan Ilmu Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk manusia pada masa lampau setelah mengenal tulisan.



2. SEJARAH SEBAGAI PERISTIWA, KISAH, ILMU DAN SENI

Sejarah sebagai peristiwa berarti bahwa kejadian itu pernah ada dan benar-benar terjadi serta bisa dibuktikan secara ilmiah. Sedangkan sejarah sebagai Kisah, selain peristiwa itu ada, juga bisa dikisahkan atau bisa diceritakan kembali. Sejarah sebagai ilmu bahwa sejarah menggunakan metode analitis yaitu hasilnya harus dapat diverifikasi dan dapat disetujui atau ditolak oleh para ahli. Sementara sejarah sebagai seni mengandung arti bahwa dalam penyajian dari hasil penyelidikan itu disusun dalam suatu rangka tertentu sehingga dapat menarik perhatian orang dan dapat mempengaruhi sikap jiwanya.


3. PERIODISASI DAN KRONOLOGI

Periodisasi adalah penentuan pemenggalan kurun waktu yang akan diteliti dan didasarkan pada alasan-alasan tertentu yang rasionall dan ilmiah yang erat kaitannya dengan permasalahan yang hendak diteliti. Periodisasi Sejarah Indonesia yang umum dipakai menurut jamannya adalah :
  • Jaman Prasejarah. Periodisasi ini membicarakan kehidupan manusia purba sebelum adanya tulisan.
  • Jaman Kuno. Periodisasi ini membicarakan kehidupan manusia untuk masa perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Budha.
  • Jaman modern. Periodisasi ini membicarakan kehidupan manusia yang berlangsung sejak masa perkembangan Islam di Indonesia hingga kini.

Catatan Kronologi sejarah pelajaran SD Kelas 5 Tematik: Kronologi merupakan urutan waktu yang tersusun sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.


4. KEGUNAAN SEJARAH

Secara sederhana, Seorang pakar atau ahli seperti Louis Gotschalk membagi kegunaan sejarah dalam 4 bagian yaitu :
  1. Berguna untuk Rekreatif.  Rekreatif artinya dengan membaca atau mempelajari sejarah, kita seolah-olah dibawa berpetualang menembus dimensi ruang dan waktu. Tanpa beranjak dari tempat, kita dibawa oleh sejarah untuk menyaksikan peristiwa-peristiwa yang jauh dari kita yang mungkin saja kita tidak tahu tempatnya atau kita tidak pernah ikut menyaksikan kejadian tersebut.
  2. Berguna untuk Inspiratif. Inspiratif dalam hal ini suatu karya sejarah dapat memberikan inspirasi kepada para pembacanya atau yang mempelajarinya.
  3. Berguna untuk Instruktif. Instruktif  dalam hal ini bermaksud memberikan pelajaran mengenai suatu keterampilan atau pengetahuan ( pengajaran ) tertentu misalnya pengetahuan tentang taktik perang.
  4. Berguna untuk Edukatif.  Edukatif dalam hal ini berguna untuk mendapatkan kearifan dari masa lampau untuk melangkah ke masa depan. Contoh adanya slogan “jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Selain kegunaan sejarah itu sendiri terdapat pula manfaat yang didapat dari belajara sejarah, seperti pendapat dari Travelyan.  Menurut Travelyan belajar sejarah mempunyai 3 manfaat yaitu:
  1. Untuk Ilmiah, yaitu berupa pengumpulan fakta dan penyaringan bukti.
  2. Untuk Imajinatif, yaitu menyeleksi dan mengkategorikan fakta yang telah dikumpulkan dan mengambil satu kesimpulan
  3. Untuk Sastra, yaitu penyajian hasil ilmu dan daya angan dalam bentuk yang menarik.



RANGKUMAN BAB 2 UNTUK KELAS 10 SMA: TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA PRA-AKSARA DAN MASA AKSARA

Secara istilah, masa praaksara adalah masa atau zaman dimana manusia tidak atau belum mengenal tulisan. Masa pra-aksara juga disebut dengan zaman pra-sejarah dimana komunikasi dilakukan dengan bahasa isyarat. Praaksara disebut juga nirleka, nir berarti tanpa dan leka berarti tulisan.


TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA PRA-AKSARA

1. CARA MASYARAKAT MEWARISKAN MASA LALUNYA

Dua cara untuk mewariskan masa lalu pada masyarakat yang belum mengenal tulisan ( Pra-aksara ) yaitu :
  • Melalui keluarga. Keluarga memiliki peranan yang penting dalam proses pewarisan budaya masa lalu karena kesempatan berinteraksi dalam keluarga lebih besar sehingga memudahkan orang tua menanamkan ide-ide dan menyampaikan informasi mengenai tatacara berprilaku dan adat istiadat serta kebiasaan keluarga yang benar pada anak.
  • Melalui Masyarakat. Masyarakat secara langsung atau tidak langsung memiliki cara tersendiri dalam mewariskan masa lalunya yaitu, yaitu melalui adat istiadat, pertunjukan hiburan dan kepercayaan masyarakat.



2. TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA SEBELUM MENGENAL TULISAN

Ada beberapa unsur kebudayaan masyarakat Indonesia sebelum mengenal tulisan yang dapat dikenali melalu melalui beberapa sistem, diantaranya yaitu:
  • Sistem kepercayaan;
  • Sistem kemasyarakatan dan organisasi sosial;
  • Sistem mata pencaharian;
  • Sistem peralatan dan perlengkapan hidup ( teknologi );
  • Sistem Bahasa;
  • Sistem kesenian, dan;
  • Ilmu Pengetahuan



3. JEJAK SEJARAH INDONESIA

Ada beberapa untuk melacak jejak sejarah, diantaranya melalui yaitu:
  • Folklore. Folklore merupakan adat istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun dan tidak dibukukan. Folklore Lisan : bahasa rakyat, teka-teki, puisi, cerita rakyat, Nyanyian rakyat. Folklore bukan lisan : Arsitektur rakyat, kerajinan tangan, pakaian, obat-obatan tradisional, perhiasan dsb.
  • Mitologi Ilmu Kesusasteraan tentang dongeng kehidupan para dewa dan mahluk halus dalam suatu kebudayaan juga menceritakan tentang asal usul alam semesta, manusia dan bangsa yang diungkap secara ghaib.
  • Legenda.  Legenda merupakan cerita rakyat pada masa lampau yang masih memiliki hubungan dengan peristiwa sejarah.
  • Upacara. jejak ini merupakan rangkaian kegiatan yang terikat oleh aturan tertentu berdasarkan adat istiadat dan agama ( kepercayaan ).
  • Lagu daerah. Ini merupakan lagu yang menggunakan bahasa daerah.



TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA AKSARA

Secara istilah, masa aksara adalah masa atau zaman dimana manusia sudah mengenal tulisan.


1. PERKEMBANGAN SEJARAH INDONESIA SETELAH MENGENAL TULISAN

Tulisan pertama kali dikenal oleh penduduk indonesia sekitar tahun 400 M. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan ditemukan empat tiang batu persembahan (yupa) di Muara Kaman, ditepi Sungai Mahakam, Kutai (Kalimantan Timur).


Yupa tersebut ditengarai peninggalan dari kutai. Bahasa yang digunakan pada Yupa adalah bahasa Sanskerta dengan huruf Pallawa.


Bahasa Sanskerta dan Huruf Pallawa dari India mulai mengalami perubahan. Penduduk indonesia mengembangkan bahasa sakskerta dan huruf pallawa menjadi bahasa dan huruf jawa kuno.


Walaupun bahasa saskerta dan huruf pallawa berpengaruh terhadap perkembangan bahasa, tulisan, dan seni sastra indonesia, tetapi tidak pernah digunakan sebagai bahasa komunikasi antarkelompok.


Hal tersebut dikarenakan bahasa Sanskerta merupakan bahasa Brahmana sehingga hanya dipakai sebagai bahasa didalam kalangan Brahmana dan Istana saja. Seiring perkembangannya, terdabat beberapa bidang-bidang yang mempengaruhi sejarah di Indonesia, diantaranya:
  • Bidang politik ( Pemerintahan ). Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Budha sistem pemerintahan di Indonesia di pegang oleh kepala suku yang memerintah kelompok sukunya. Setelah masuknya pengaruh Hindu-Budha maka pemerintahan kepala suku diubah menjadi pemerintahan yang berbentuk kerajaan yang dipegang oleh raja secara turun temurun.
  • Bidang sosial. Sebelum masuknya kebudayaan Hindu-Budha masyarakat Indonesia telah hidup teratur yang ditandai dengan kehidupan gotong royong.
  • Bidang Budaya. Sebelum orang-orang India datang ke Indonesia, masyarakat kita telah memiliki dasar kehidupan sendiri yang cukup tinggi ( kebudayaan asli ) dan terus berkembang secara terus menerus. Setelah masuknya kebudayaan Hindu-Budha maka terjadilah perkembangan kebudayaan Indonesia seperti :
    • Tulisan Pallawa dan bahasa Sanskerta;
    • Seni bangunan;
    • Seni Rupa/lukis;
    • Seni sastra;
    • Kalender.
  • Bidang Keagamaan. Kepercayaan asli bangsa kita yaitu pemujaan terhadap Roh-roh leluhur/nenek moyang ( Animisme ) dan benda-benda ( Dinamisme ). Setelah masuknya orang-orang India yang membawa kebudayaan Hindu dan Budha maka masyarakat kitapun mengenal agama tersebut tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya.



2. REKAMAN TERTULIS DALAM TRADISI SEJARAH

Contoh bentuk rekaman tertulis dalam tradisi sejarah, yaitu:
  • Bentuk Prasasti. Bentuk rekaman ini merupakan rekaman tertulis yang menceritakan masa lampau yang pembuatannya berdasarkan perintah raja.
  • Bentuk Kitab.  Bentuk rekaman ini merupakan karya sastra para pujangga yang dijadikan petunjuk untuk menyingkap sebuah peristiwa sejarah yang muncul pada jaman Hindu Budha maupun Islam.
  • Bentuk Dokumen. Bentuk rekaman ini merupakan surat berharga yang ditulis atau dicetak sehingga dapat dipakai untuk sebuah bukti atau keterangan.


3. PERKEMBANGAN PENULISAN SEJARAH DI INDONESIA

Secara garis besar ada tiga jenis penulisan masa sejarah (historiografi) Indonesia, yaitu:
  • Masa Hindu – Budha dan Islam. Penulisan sejarah pada masa ini bersifat istana sentris yaitu berpusat pada keinginan dan kepentingan raja. Tujuannya agar generasi penerus mengetahui bahwa ada suatu peristiwa penting pada masa itu.
  • Masa Kolonial. Penulisan sejarah pada masa ini bertujuan untuk memperkokoh kekuasaan mereka di Indonesia dengan menyatakan bahwa status sosial mereka lebih tinggi dan setiap perlawanan rakyat Indonesia terhadap mereka dianggap sebagai pemberontak.
  • Masa pergerakan Nasional. Penulisan sejarah Pada masa ini bertujuan untuk membangkitkan semangat perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.
  • Masa Kemerdekaan. Penulisan pada masa ini berorientasi pada masa depan bangsa dan Negara Indonesia yang telah berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
 tentu akan memiliki mata pelajaran sejarah Kelas 5 SD :  RANGKUMAN PELAJARAN SEJARAH LENGKAP TIAP BAB UNTUK KELAS 10 SMA

Baca:



RANGKUMAN BAB 3 UNTUK KELAS 10 SMA: PRINSIP DASAR PENELITIAN SEJARAH

Dalam sebuah penelitian sejarah harus berpedoman pada prinsip-prinsip dasar. Adapun prinsip-prinsip penelitian terbagi 2 bagian yaitu :

1. LANGKAH-LANGKAH DALAM PENELITIAN SEJARAH

  • Langkah Heuristik.  Heuristik merupakan kegiatan yang berkaitan dengan upaya mencari dan menemukan data-data mentah yang sesuai dengan tujuan dari penelitian.
  • Langkah Verifikasi. Verifikasi merupakan kegiatan dimana peneliti melakukan penyeleksian data yang ditemukannya melalui proses pengujian terhadap data-data tersebut, baik dari segi materi maupun isinya. Setelah data tersebut telah teruji kebenarannya maka akan dinilai apakah data-data tersebut relevan/sesuai dengan permasalahan yang hendak ditulis. Data yang telah teruji kebenarannya akan menjadi fakta sejarah.
  • Langkah Interpretasi. Interpretasi merupakan kegiatan dimana proses penafsiran dan merangkaikan unsur-unsur yang telah diperoleh dari tahap-tahap sebelumnya dengan tujuan untuk memperoleh kumpulan fakta yang memiliki arti dan menjadi dasar argumentasi/pendapat dari penulis sejarah.
  • Langkah Historiografi. Historiografi merupakan kegiatan dimana proses penulisan sejarah yang bertolak dari fakta-fakta yang telah teruji kebenarannya.

2. SUMBER, BUKTI DAN FAKTA SEJARAH

SUMBER SEJARAH

Louis Gotschalk membagi sumber sejarah menjadi dua bagian yaitu sumber Primer merupakan kesaksian dari seorang saksi dengan mata dan kepalanya sendiri. Dan Sumber Sekunder merupakan kesaksian dari siapapun yang bukan saksi pandangan mata atau yang tidak melihat secara langsung kejadian tersebut.


Sementara itu Nugroho Notosusanto membagi sumber sejarah dalam 3 kategori yaitu :
  • Sumber Tertulis merupakan sumber yang diperoleh dari peninggalan tertulis seperti : Prasasti, Babad, Kronik, Dokumen, Arsip, Naskah dan Rekaman;
  • Sumber lisan merupakan keterangan langsung dari pelaku atau saksi dari suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau.
  • Sumber benda merupakan sumber yang diperoleh dari peninggalan purbakala seperti : candi, alat-alat, senjata, keraton, gua-gua dsb. 

BUKTI SEJARAH

Bukti yang dimaksud adalah berupa segala peninggalan yang berkaitan dengan aktivitas manusia di masa lampau yang mungkin saja peninggalan itu masih dipergunakan oleh manusia pada masa kini. Contoh, istana kepresidenan dan teks proklamasi.


FAKTA SEJARAH

Fakta yang dimaksud adalah berupa data sejarah yang sudah diverifikasi dan diinterpretasikan oleh sejarawan kemudian dijadikan dalil, argumentasi atau dasar pemikiran untuk menulis sejarah.



3. PRINSIP-PRINSIP DALAM PENELITIAN SEJARAH LISAN

Adapun prinsip-prinsip penelitian sejarah lisan terbagi 5 bagian yaitu :

SUMBER BERITA DARI PELAKU SEJARAH

Pelaku sejarah merupakan tokoh yang secara langsung mengalami suatu peristiwa yang terjadi namun perlu diingat bahwa keterangan para pelaku kadang bersifat subyektif karena keterangan tersebut benar menurut pelaku sendiri.


SUMBER BERITA DARI SAKSI SEJARAH

Saksi sejarah merupakan orang yang pernah melihat atau menyaksikan terjadinya suatu peristiwa dan bukan pelaku sejarah.


TEMPAT PERISTIWA SEJARAH

Untuk menentukan tempat atau lokasi peristiwa yang terjadi pada masa lampau diperlukan penafsiran-penafsiran yang matang, misalnya menentukan pusat pemerintahan Kerajaan Bima.


LATAR BELAKANG MUNCULNYA PERISTIWA SEJARAH

Latar belakang terjadinya suatu peristiwa menjadi penentu utama munculnya suatu peristiwa sejarah. Tanpa adanya latar belakang tidak mungkin terjadi peristiwa sejarah. Misalnya, terbunuhnya pangeran Frans Ferdinand menjadi latar belakang terjadinya Perang Dunia I.


PENGARUH DAN AKIBAT DARI PERISTIWA SEJARAH

Suatu peristiwa sejarah akan memberikan pengaruh dan akibat yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat jika peristiwa itu memang dicita-citakan oleh masyarakat yang bersangkutan, misalnya Proklamasi kemerdekaan Indonesia dan peristiwa jatuh bangunnnya kabinet di Indonesia.


Dari kelima Prinsip dasar penelitian sejarah lisan diatas sudah mendjadi metode atau teknik umum yang mesti dilakukan oleh seorang peneliti.


RANGKUMAN BAB 4 UNTUK KELAS 10 SMA: KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA

1. Perkembangan Kehidupan Masyarakat Berburu hingga Munculnya Masyarakat Pertanian di Indonesia

Kehidupan masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan masih sangat sederhana. Masa ini desebut sebagai masa food gathering (mencari dan mengumpulkan makanan) dengan sistem hidup berpindah-pindah (nomaden).


Manusia purba telah menghasilkan kebudayaan secara sederhana dengan menciptakan alat-alat untuk menangkap binatang buruan, menguliti binatang buruan, mengorek ubi-ubian, mengail ikan dari bahan-bahan seperti batu, kayu, tulang, tanduk binatang, dan sebagainya.


Kemudian manusia prasejarah berkembang dengan mulai mengenal tempat tinggal sementara (semi sedenter), misalnya di tepi pantai atau di gua-gua.


Sisa-sisa peninggalan hidup tempat tinggal sementara dari zaman Mesolitikum ini antara lain kyokkemoddinger (sampah dapur) dan abris sous roche (gua sebagai tempat tinggal).


Alat-alat kehidupan merekapun makin berkembang, seperti chopper (kapak perimbas/pebble/kapak Sumatra), chopping tool (kapak penetak), anak panah, flake, alat-alat dari tulang dan tanduk rusa dan sebagainya.


Kehidupan manusia purba pada masa menetap dan bercocok tanam berlangsung pada zaman Neolitikum.


Hasil budaya masa menetap dan bercocok tanam berupa alat-alat kehidupan sehari-hari yang telah dibuat dan diasah dengan halus, seperti:
  • Kapak persegi untuk memotong daging binatang hasil buruannya, menebang pohon, dan membuat perahu.
  • Beliung persegi atau cangkul berfungsi untuk mengerjakan ladang atau sawah.
  • Tarah atau pahat untuk mengukir/memahat kayu.
  • Anak panah untuk memanah binatang buruan.
  • Perhiasan terbuat dari batu, tembikar, dan kulit kerang.
  • Pakaian yang terbuat dari kulit kayu atau kerang.



Karakteristik kehidupan pada masa bercocok tanam:
  • Mereka sudah hidup menetap. Mereka sudah dapat menyimpan hasil panennya untuk waktu yang cukup lama.
  • Telah memproduksi ternak. Pada masa ini telah terjadi revolusi kehidupan manusia, yakni perubahan dari pola hidup berpindah-pindah dan tergantung pada penyediaan alam (food gathering) ke kehidupan menetap, bertani, beternak, dan berproduksi (food producing).



Dr. Brandes mengemukakan bahwa sebelum kedatangan pengaruh Hindu – Buddha, telah terdapat sepuluh unsur pokok dalam kehidupan asli masyarakat Indonesia, antara lain:
  • Kemampuan berlayar;
  • Mengenal astronomi;
  • Kepandaian bersawah;
  • Mengatur masyarakat;
  • Kesenian wayang;
  • Seni gamelan;
  • Seni batik;
  • Aktivitas perdagangan;
  • Sistem macapat;
  • Membuat kerajinan.



Ciri-ciri dan perkembangan kehidupan masyarakat pada masa berburu dan masa bercocok tanam adalah:

a. Masa berburu dan berpindah-pindah:
  • Hidup berpindah-pindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain (nomaden) dan bertempat tinggal di tepi sungai, danau, pantai, di dalam goa-goa atau ceruk-ceruk batu, di tempat yang dekat dengan sumber makanan agar dapat bertahan hidup.
  • Hidup dalam kelompok-kelompok kecil (bergerombol) agar mampu menghadapi segala macam tantangan atau ancaman. Belum mengenal bercocok tanam.
  • Tergantung pada alam sehingga mereka mencari makan dengan cara food gathering (mengumpulkan makanan) seperti buah-buahan, umbi-umbian, dan berburu.
  • Alat-alat kebutuhan mereka dibuat dari batu yang belum dihaluskan (masih sangat kasar).



b. Masa bercocok tanam dan menetap:
  • Sudah mulai tinggal secara menetap.
  • Sudah mengenal bercocok tanam secara baik.
  • Sudah mampu mengolah bahan makanan sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka (food producing/menghasilkan makanan).
  • Di samping berburu dan menangkap ikan juga telah memelihara binatang-binatang jinak seperti anjing, babi, dan kerbau untuk keperluan konsumsi dan sebagai korban.
  • Alat-alat yang dibuat dari batu lebih halus dan macamnya lebih banyak, seperti kapak, tombak, panah, perhiasan dari gelang-gelang, dan biji-biji kalung dari batu.
  • Peradaban mereka sudah lebih maju dan membuat alat-alat rumah tangga yang lebih baik serta telah mengenal seni.



2. Perkembangan Teknologi dan Sistem Kepercayaan Awal Masyarakat di Indonesia

Perkembangan teknologi di Indonesia dimulai pada masa perundagian, diawali dengan kepandaian menuang logam.


Untuk melebur logam dan menjadikan suatu alat diperlukan cara-cara khusus yang belum dikenal sebelumnya. Logam harus dipanaskan hingga mencapai titik leburnya, kemudian dicetak menjadi perkakas yang diperlukan.


Sementara zaman logam berkembang di Indonesia, kebudayaan batu tidaklah punah bahkan keduanya berkembang dan tetap dipergunakan.


Dalam perkembangannya kehidupan masyarakat sudah teratur dan telah mengenal bentuk-bentuk pertama sistem pemerintahan kerajaan.


Manusia purba telah mampu menghasilkan bangunan-bangunan yang dibuat dari batu-batu besar dan digunakan dalam hubungannya dengan kepercayaan zaman prasejarah atau dinamakan kebudayaan megalitikum, antara lain:
  • Menhir. Adalah tugu dari batu tunggal. Berfungsi sebagai tanda perigatan suatu peristiwa atau sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang. Ditemukan di Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan.
  • Dolmen. Adalah sebuah meja batu. Berfungsi sebagai tempat meletakkan sesaji peti mayat. Ditemukan di Jawa Timur terutama di daerah Bondowoso.
  • Sarkofagus atau keranda. Adalah sebuah peti batu besar yang berbentuk seperti palung/lesung dan diberi tutup. Berfungsi sebagai kuburan atau peti mayat. Ditemukan di Bali. 
  • Kubur batu. Adalah kuburan dalam tanah sisi samping, alas, dan tutupnya diberi semacam papan-papan dari batu. Berfungsi untuk mengubur mayat. Ditemukan di daerah Kuningan, Jawa Barat.
  • Punden Berundak. Adalah bangunan yang terbuat dari batu yang disusun bertingkat. Merupakan cikal bakal candi. Berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang. Ditemukan di Lebak Sibedug daerah Banten Selatan.
  • Arca. Adalah bangunan dari batu yang berbentuk manusia dan ada yang berbentuk binatang. Berfungsi sebagai perwujudan dari roh nenek moyang. Ditemukan di Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.



Masyarakat telah mengenal teknik-teknik pengolahan logam (perunggu dan besi), yaitu:
  • Teknik bivalve, yaitu cetakan yang terdiri dari dua bagian, kemudian diikat dan ke dalam rongga dalam cetakan itu dituangkan perunggu cair. Cetakan tersebut kemudian dilepas dan jadilah barang yang dicetak.
  • Teknik a cire perdue (membuat model benda dari lilin). Benda yang akan dicetak dibuat dari lilin atau sejenisnya, kemudian dibungkus dengan tanah liat yang diberi lubang. Setelah itu dibakar maka lilin akan meleleh. Rongga bekas lilin tersebut diisi dengan cairan perunggu. Sesudah dingin perunggu membeku dan tanah liat dibuang maka jadilah barang yang dicetak.



Zaman logam dibagi menjadi tiga zaman, yaitu:
  • Zaman tembaga;
  • Zaman perunggu;
  • Zaman besi;

Kepercayaan masyarakat Indonesia awal antara lain Animisme (memuja arwah nenek moyang), Dinamisme (memuja benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib), dan Totenisme (memuja binatang tertentu dan dianggapnya seketurunan).



RANGKUMAN BAB 5 UNTUK KELAS 10 SMA: PENGARUH PERADABAN AWAL MASYARAKAT DUNIA TERHADAP PERADABAN INDONESIA

  1. Peradaban di Lembah Indus dan Lembah Gangga berkembang menjadi negara Pakistan dan India:
    • Mohenjo Daro-Harappa didukung oleh orang-orang Dravida.
    • Hindu-Buddha dikembangkan oleh orang-orang Arya.
  2. Peradaban lembah Sungai Kuning:
    • Peradaban ini meyakini adanya kerajaan langit yang pemerintahannya di bumi dimiliki oleh kerajaan dunia (Huang Ti).
    • Selama ribuan tahun dikuasai oleh berbagai dinasti silih berganti hingga kini berbentuk republik.
  3.  Peradaban lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia).  Peradaban ini dikembangkan oleh bangsa-bangsa Sumeria, Babilonia, dan Assiria yang telah mengenal berbagai teknologi yang cukup maju.
  4. Peradaban lembah Sungai Nil.  Herodotus menyatakan bahwa Mesir adalah hadiah Sungai Nil. Berkat adanya Sungai Nil, Mesir menjadi negara yang subur dan kaya. Peradaban Mesir sudah maju dengan mengenal astronomi, ilmu kedokteran, dan ilmu bangunan yang canggih.
  5. Peradaban Yunani Kuno. Bangsa Yunani merupakan peletak dasar demokrasi dengan dibentuknya sistem polis atau semacam negara bagian dan adanya dewan rakyat. Sistem ketatanegaraan negara Yunani banyak ditiru oleh bangsa-bangsa modern di kemudian hari.
  6. Peradaban Romawi Kuno Demokrasi. Peradaban ini yang lebih maju diperkenalkan bangsa Romawi Kuno. Mereka telah mengenal pemilihan kepala negara oleh wakil-wakil rakyat, bukan sistem keturunan, dan membentuk negara republik.
  7. Kebudayaan Bacson-Hoabinh merupakan budaya yang masuk ke Nusantara yang alatalatnya terbuat dari batu.
  8. Kebudayaan Dongson juga masuk ke Nusantara, yakni budaya logam. Nenek moyang kita mengenalnya dan sudah menggunakan perunggu.
  9. Kebudayaan India yang masuk ke Nusantara memunculkan pengaruh agama Hindu dan agama Buddha.
  10. Alat logam (perunggu) dibuat dengan dua cara, yakni cara bivalve dan a cire perdue.


KESIMPULAN RANGKUMAN PELAJARAN SEJARAH LENGKAP TIAP BAB UNTUK KELAS 10 SMA PELAJARANCG.BLOGSPOT.COM

Ringkasan materi Kurikulum Mata Pelajaran Sejarah Indonesia yang sudah di rangkum dalam tulisan pelajaran SD Kelas 5 Tematik, semoga dapat dijadikan sebagai sumber referensi dan pembelajaran Untuk para pelajar SMA dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) maupun Ujian harian semester lengkap khususnya bagi siswa Sekolah Menengah Pertama semester 1 dan 2 diatas mudah-mudahan dapat bermanfaat!!

Kelas 5 SD : CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABAN

Pelajarancg: Ujian Sekolah Berbasis Nasional (disingkat: USBN) adalah ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah. Ujian ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kualitas guru, terutama dalam melakukan evaluasi bagi peserta didiknya. Apabila kamu merupakan peserta didik tingkat akhir sekolah tingkat SMA/ SMK Sederajat, tentu sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) tersebut, baik itu untuk UNBK dan USBN Tahun Ajaran 2019-2020.


Untuk membantu siswa sekolah tingkat SMA/ SMK Sederajat maupun guru yang sedang mencari referensi tentang contoh soal USBN sebagai latihan esai dan pilihan ganda dengan soal-soal sejarah Indonesia tahun ajaran 2019-2020 bersama pelajaran SD Kelas 5 Tematik mari temukan referensi kunci jawaban dan kumpulan contoh soal latihan USBN TP 2020 dengan cg Sejarah Indonesia tersebut.


Dibawah tulisan cg Sejarah, kamu akan menemukan uraian kumpulan contoh soal latihan USBN berikut kunci jawaban dari esai dan pilihan ganda untuk jenjang tingkat pendidikan MA/SMA dengan materi pengetahuan Sejarah Indonesia.


Secara lengkap inilah contoh-contoh soal latihan USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) dengan penjelasan di pelajaran SD Kelas 5 Tematik:




CONTOH SOAL UNTUK LATIHAN USBN 2020 TINGKAT SMA UNTUK PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABANNYA

SOAL SOAL PILIHAN GANDA

1 Perhatikan gambar-gambar dibawah ini:

 adalah ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah Kelas 5 SD :  CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABAN


Gambar tersebut adalah beberapa contoh sumber sejarah. Manakah yang merupakan sumber sejarah tertulis ? A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Jawaban : D



2. Perhatikan teks pelajarncg berikut ini:
Dengan membaca dan mempelajari sejarah, kita merasa dibawa berpetualang menembus dimensi ruang dan waktu. Tanpa beranjak dari tempat, kita dibawa oleh sejarah untuk menyaksikan peristiwa-peristiwa yang jauh dari kita yang mungkin saja kita tidak tahu tempatnya atau kita tidak pernah ikut menyaksikan kejadian tersebut. Sejarah memberikan kepuasan dan keasyikan tersendiri dengan menyelami kisah demi kisah.


Teks tersebut menunjukkan salah satu kegunaan sejarah, yaitu kegunaan ...
A. edukatif (memberi pelajaran)
B. inspiratif (memberi inspirasi)
C. instruktif (membantu pengajaran)
D. rekreatif (memberi kesenangan)
E. aspiratif (menerima aspirasi)

Jawaban : D



3. Ilmu sejarah merupakan suatu ilmu yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia. Setiap kehidupan manusia terdapat berbagai peristiwa. Oleh karena itu jika seorang sejarawan akan menulis kembali peristiwa pelajaran SD Kelas 5 Tematik tersebut terdapat beberapa konsep berfikir yang harus diterapkan. Salah satu konsep berfikir yang digunakan seorang sejarawan konsep sinkronik. sinkronik adalah ...
A. mengutamakan urutan terjadi peristiwa-peristiwa sejarah
B. mengkaji peristiwa sejarah yang terjadi pada masa tertentu
C. mempelajari peristiwa berdasar pembabakan suatu masa
D. penulisan sejarah berdasarkan realitas suatu peristiwa
E. penulisan sejarah berdasarkan catatan-catatan suatu perjalanan

Jawaban : B



4. Peristiwa Rengasdengklok merupakan peristiwa penculikan Soekarno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945. Penculikan tersebut dilakukan oleh kalangan pemuda dalam rangka mempercepat pelaksanaan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Peristiwa ini dilatarbelakangi adanya perbedaan sikap antara kalangan tua dan pemuda tentang kapan proklamasi dilaksanakan. Tujuan dari peristiwa teresebut adalah untuk mengamankan Soekarno-Hatta agar tidak terpengaruh oleh Jepang dan proklamasi kemerdekaan segera dilakanakan. Dari deskripsi tersebut dapat disimpulkan bahwa sejarah menunjukkan sejarah sebagai peristiwa yang telah terjadi pada lampau, karena ....
A. peristiwa sejarah ditempatkan sebagai fakta, kejadian dan kenytaan yang benar-benar terjadi pada masa lampau
B. peristiwa merupakan rekonstruksi peristiwa sejarah yang dialami bangsa Indonesia untuk bangkit dari penjajah
C. peristiwa masa lalu yang dikisahkan kembali melalui sebuah penulisan karya sejarah
D. peristiwa yang terjadi pada saat itu disebabkan karena adanya peristiwa yang terjadi sebelumnya.
E. sejarah merupakan kumpulan peristiwa masa lalu yang direkonstruksikan sesuai jamanya

Jawaban : A



5. Perhatikan data dibawah ini :
1) Zaman kolonialisme Belanda
2) Zaman perkembangan Islam
3) Zaman Hindu-Budha
4) Zaman pendudukan Jepang
5) Zaman revolusi

Urutan periodisasi sejarah indonesia yang benar adalah ...
A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5 B. 2 – 3 – 1 – 5 – 4 C. 3 – 2 – 1 – 4 – 5 D. 4 – 5 – 3 – 2 – 1 E. 5 – 4 – 1 – 2 – 3

Jawaban : C



6. Perhatikan kutipan berikut ini.
Mengenai kisah hidup Presiden Soekarno, semasa kecilnya ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar. Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Soekarno bahkan sempat bersekolah disana walaupun tidak sampai selesai ikut bersama dengan orang tuanya pindah ke Mojokerto.

Di Mojokerto, Soekarno kemudian di sekolahkan di Eerste Inlandse School dimana ayahnya juga bekerja disitu sebagai guru. Namun ia dipindahkan tahun 1911 ke ELS (Europeesche Lagere School) yang setingkat sekolah dasar untuk dipersiapkan masuk di HBS (Hogere Burger School) di Surabaya.

Dari kutipan kisah tersebut, manakah yang lebih tepat dikategorikan konsep waktu dalam sejarah ...
A. Semasa kecil
B. Berada di Blitar
C. Tinggal bersama kakek
D. Pindah ke Mojokerto
E. Dipersiapkan masuk HBS

Jawaban : A



7. Perhatikan data tentang bangsa Proto dan Deutro Melayu di bawah ini.

 adalah ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah Kelas 5 SD :  CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABAN


Manakah dari data di atas yang menunjukan keunggulan bangsa Deutro Melayu yang tepat?
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

Jawaban : C



8. Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia telah membawa perubahan besar di dalam struktur sosial masyarakat Indonesia yang sebelumnya berkarakteristik Hindu-Buddha. Kehadiran agama Islam dapat diterima baik oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Faktor penyebab Islam berkembang pesat di Indonesia adalah ...
A. Hindu terdapat perbedaan status seseorang dalam masyarakat
B. pengaruh Hindu-Buddha hanya terdapat di kalangan istana
C. penyebaran agama Islam di masyarakt dilakukan secara damai
D. ajaran agama Islam mudah dipelajari oleh bangsa Indonesia
E. keimanan masyarakat Indonesia telah terbentuk sebelumnya

Jawaban : D



9. Perhatikan paparan berikut ini.
Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, secara fisik manusia masih terbatas usahanya dalam menghadapi kondisi alam. Tingkat berpikir manusia yang masih rendah menyebabkan hidupnya berpindah-pindah tempat dan menggantungkan hidupnya kepada alam dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan.

Berdasarkan paparan tersebut dapat diketahui bahwa salah satu karakteristik kehidupan manusia pada masa tersebut adalah ... . A. mulai menetap
B. tinggal di pinggir pantai
C. hidupnya nomaden
D. tidak tergantung pada alam
E. mulai bercocok tanam

Jawaban : C



10. Salah satu perbandingan yang benar tentang kehidupan ekonomi masa pra-aksara adalah ...

 adalah ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah Kelas 5 SD :  CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABAN


Jawaban : E



11. Peninggalan kebudayaan manusia pra aksara seperti gerabah dan tembikar masih ada hingga sekarang, contohnya gentong, ulekan, dan kendi. Alasan kuat yang menyebabkan benda- benda tersebut masih digunakan hingga sekarang adalah ...
A. benda-benda tersebut masih dimanfaatkan oleh manusia
B. benda-benda tersebut masih mempunyai nilai keindahan
C. benda-benda tersebut merupakan barang antik
D. berguna untuk sarana ibadah
E. berguna untuk kesehatan

Jawaban : A



12. Berdasarkan tulisan-tilisan yang terdapat pada prasasti diketahui bahwa raja yang pernah memerintah di Tarumanegara adalah Raja Purnawarwan. Raja Purnawarwan merupakan raja besar yang telah berhasil meningkatkan kehidupan rakyatnya. Disebutkan bahwa kehidupan ekonomi kerajaan Tarumanegara telah teratur. Bukti dari penjelasanya tersebut adalah ...
A. kehidupan masyarakatnya mengalami perubahan kearah sejahtera sehingga terwujudnya kemakmuran
B. banyak diemukan peninggalan yang berupa candi-candi dan berbagai barang purbakala
C. wilayah kekuasaan kerajaan Tarumanegara meliputi seluruh Jawa bagian barat dan pantai utara Jawa
D. Raja Purnawarwan telah menggalang kerjasama dengan kerajaan-kerajaan lain di luar Nusantara
E. dibangunya terusan sepanjang 6122 tombak sebagai sarana mencegah banjir dan pelayaran

Jawaban : E



13. Secara geografis, Kerajaan Mataram dikelilingi oleh rangkaian pegunungan dan sungai. Berdasarkan fakta tersebut, mata pencaharian masyarakat Kerajaan Mataram adalah ...
A. nelayan
B. petani
C. pedagang
D. undagi
E. saudagar

Jawaban : B



14. Perhatikan pernyataan-pernyataan ini...
1. Adanya kaderisasi dalam pemerintahan
2. Masuk dan berkembangnya agama Islam
3. Perdagangan diambil alih oleh pedagang Islam dan Melayu
4. Terjadinya perang saudara
5. Banyak wilayah yang setia terhadap Majapahit

Berdasarkan data, faktor politik yang menyebabkan keruntuhan Majapahit adalah nomor...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Jawaban : D



15. Perhatikan paparan berikut ini.
Tengkorak Pithecanthropus erectus dari Trinil sangat pendek tetapi memanjang ke belakang. Volume otaknya sekitar 900 cc, di antara otak kera (600 cc) dan otak manusia modern (1.200-1.400 cc). Tulang kening sangat menonjol dan di bagian belakang mata, terdapat penyempitan yang sangat jelas, menandakan otak yang belum berkembang. Pada bagian belakang kepala terlihat bentuk yang meruncing yang diduga pemiliknya merupakan perempuan. Berdasarkan kaburnya sambungan perekatan antartulang kepala, ditafsirkan individu ini telah mencapai usia dewasa.

Temuan Homo erectus juga ditemukan di Ngandong, yaitu sebuah desa di tepian Bengawan Solo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tengkorak Homo erectus Ngandong berukuran besar dengan volume otak rata-rata 1.100 cc. Ciri-ciri ini menunjukkan Homo erectus ini lebih maju bila dibandingkan dengan Homo erectus yang ada di Sangiran. Manusia Ngandong diperkirakan berumur antara 300.000-100.000 tahun.

Berdasarkan paparan pelajaran SD Kelas 5 Tematik tersebut dapat diketahui bahwa perbedaan Pithecantropus Erectus dan Homo Erectus terdapat pada ...
A. tulang kening
B. bagian belakang mata
C. sambungan antartulang kepala
D. jenis kelamin
E. volume otak

Jawaban : A



16. Biografi Ir. Soekarno
Ir. Soekarno presiden pertama Republik Indonesia yang akrab dipanggil Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur. Ayahnya Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Ketika belajar di HBS, Ir. Soekarno menggembleng jiwa nasionalismenya. Ia aktif di organisasi pemuda Tri Koro Darmo.yang merupakan bentukkan dari Boedi Oetomo. Dan seiring berjalannya waktu organisasi ini dirubah oleh Soekarno menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada tahun 1918. Kemudian ia mulai merumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan PNI pada 4 Juli 1927, dengan tujuan Indonesia Merdeka. Akibat dari pendirian itu Belanda memasukkannya ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Dari penjara inilah Soekarno membuat Pleidoi yang tersohor, Indonesia Menggugat. Ia memaparkan kebejatan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu.

Dari paparan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa...
A. Soekarno sangat mencintai bangsanya
B. Walaupun soekarno dalam perjuangannya harus dipenjara Soekarno tetap teguh berjuang menuju Indonesia Merdeka
C. Nasionalisme Soekarno telah tergembleng sejak kecil.
D. Pledoi Soekarno yang terkenal lahir ketika di penjara Sukamiskin
E. Soekarno merubah organisasi Tri Koro Darmo menjadi Jong Java pada tahun 1918

Jawaban : A



17. Perbedaan paham antara golongan muda dan golongan tua tentang proklamasi memicu munculnya banyaknya peristiwa, diantaranya...
1. penculikan golongan tua ke Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945.
2. memenuhi Undangan Jendral Koiso ke Dalat Vietnam
3. informasi kekalahan Jepang yang diketahui oleh golongan muda
4. Menyiapkan teks proklamasi
5. Menyusun dasar negara dalam sidang PPKI

Dari uraian diatas manakah yang dilakukan oleh golongan tua menjelang proklamasi...
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 5
C. 2, 3 dan 5
D. 2, 4 dan 5
E. 1, 3 dan 4

Jawaban : D



18. Pada awal kemerdekaan, bangsa Indonesia belum memiliki Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Fungsi dan kedudukan DPR digantikan oleh KNIP yang berfungsi sebagai pembantu presiden sebelum MPR dan DPR terbentuk. Atas usulan KNIP pemerintah mengeluarkan maklumat tanggal 3 Nopember 1945 tentang pembentukan partai-partai politik. Berdasarkan ilustrasi tersebut dapat disimpulkan keterkaitan antara usulan KNIP dengan pembentukan partai-partai politik adalah ...
A. keinginan pemerintah membentuk partai politik
B. memberikan kesempatan rakyat mendirikan partai
C. persiapan bagi pembentukan DPR Januari 1946
D. keinginan pemerintah untuk membubarkan KNIP
E. KNIP mempunyai tugas di bidang legislatif

Jawaban : E



19. Proklamasi Kemerdekaan 1945 berarti bahwa bangsa Indonesia telah memutuskan ikatan dengan tatanan hukum sebelumnya. Tatanan Hindia Belanda ataupun tatanan hukum pendudukan Jepang. Dengan kata lain, bangsa Indonesia mulai saat itu telah mendirikan tatanan hukum yang baru, yaitu tatanan hukum Indonesia. Di dalamnya berisikan hukum Indonesia, yang ditentukan dan dilaksanakan sendiri oleh bangsa Indonesia. Sehari setelah proklamasi dikumandangkan, para pemimpin bekerja keras membentuk lembaga pemerintahan sebagaimana layaknya suatu negara merdeka.

Dari pernyataan diatas, makna penting yang dapat diambil dari pembentukkan pemerintahan ialah...
A. Indonesia bebas menentukan masa depan bangsanya
B. Indonesia sudah mampu berdiri tanpa bantuan negara lain
C. Indonesia sudah terlepas dari penjajahan bangsa lain
D. Indonesia dapat menyusun pemerintahan sendiri dengan tatanan hukum sendiri
E. Indonesia mampu membentuk lembaga pemerintahan sendiri

Jawaban : D



20. Pertempuran di Surabaya yang kemudian dikenal sebagai peristiwa arek-arek Surabaya merupakan pertempuran yang sangat luar biasa. Surabaya di bombardir habis-habisan dari darat, laut dan udara. Sekutu yang kehilangan Jenderal Malaby, menjadi membabi buta menyerang warga Surabaya saat himbauannya tentang penyerahan senjata-senjata dan mengembalikan Jenderal Malaby diabaikan. Rakyat Surabaya semuanya melakukan perlawanan hingga menyebabkan banyaknya korban jiwa.


Dari ilustrasi diatas, strategi yang digunakan Bangsa Indonesia dalam pertempuran Surabaya, yaitu:
A. Perang terbuka
B. Perang Puputan
C. Bumi Hangus
D. Pagar Betis
E. Perang Gerilya

Jawaban : A



21. Hasil perjuangan diplomasi Indonesia:
1. Diakuinya secara de facto atas Sumatera, Jawa dan Madura
2. Akan dibentuk negara RIS
3. Diakuinya Sumatera, Banten dan Yogyakarta
4. Akan dibentuk UNI Indonesia Belanda
5. Pemerintahan RI dikembalikan ke Jogjakarta, penghentian perang gerilya dan membebasan semua tahanan politik.
6. Indonesia dan Belanda bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan kemanan.
7. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun setelah pengakuan kedaulatan

Dari pernyataan di atas, manakah yang merupakan hasil perundingan Linggar Jati: A. 1, 2 dan 6
B. 1, 2, dan 4
C. 2, 3 dan 6
D. 2, 3 dan 5
E. 3, 4 dan 7

Jawaban : B



22. Proklamasi kemerdekaan Indonesia, ibarat mimpi buruk bagi pemerintahan kolonial Belanda. Berbagai cara dan upaya di lakukan oleh Belanda untuk memecah belah Indonesia dan kemudian dapat dijajah kembali. Perhatikan pernyataan di bawah ini: 1. Kegagalan pada perjanjian Renville
2. Ingin merubah ideologi negara
3. Ingin bergabung dengan Belanda
4. Diberhentikannya Amir Syarifudin dari kabinet
5. Kekecewaan akan alokasi pembangunan antara pusat dan daerah

Pernyataan di atas yang merupakan latar belakang terjadinya pemberontakan PKI Madiun 1948, adalah...
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 4
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 3 dan 5
E. 1, 3 dan 5

Jawaban : C



23. Perkembangan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin, Presiden Soekarno menerapkan sistem ekonomi terpimpin. Dalam hal ini presiden langsung terjun dan mengatur perekonomian. Dalam rangka meningkatkan aktivitas perekonomian Presiden Soekarno menempuh beberpa langkah. Salah satu langkah tersebut adalah melaksanakan pembangunan nasional. Dalam pelaksaanaan pembangunan nasioanl diperlukan modal dan tenaga ahli. Untuk menyelesaikan masalah tersebut Presiden menyampaikan Deklarasi ekonomi(Dekon).Tujuan dari Dekon adalah menciptakan ekonomi yang bersifat demokrasi bebas dari imperialisme. Pada pelaksanaannya Dekon tidak mengatasi kemrosotan ekonomi bahkan malah memberatkan rakyat. Program ini dianggap gagal, karena ...

A. kehidupan masyarakat pada umumnya masih di bawah taraf hidup
B. pendapatan perkapita masyarakat masih belum sesuai standar
C. semua program pemerintah pada saat itu untuk kepentingan politik
D. masih ada campr tangan pihak asing yang ingin mengusai perekonomian
E. tidak ada ukuran yang obyektif untuk menilai suatu usaha dan hasil usaha

Jawaban : E



24. Pada masa Demokrasi Liberal terjadi jatuh bangun kabinet dimulai dari Kabinet Natsir sampai dengan Kabinet Djuanda. Kabinet Natsir merupakan kabinet pertama yang dibentuk setelah pembubaran negara Republik Indonesia Serikat, dan kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kabinet ini bertugas sejak 6 September 1950 hingga 20 Maret 1951. Kabinet ini tidak berlangsung lama, hal ini dikarenakan...

A. adanya mosi tidak percaya dari PNI menyangkut pencabutan peraturan pemerintah mengenai DPRD dan DPRDS
B. adanya pertukaran Nota keuangan antara Menteri Luar Negeri Indonesia Sobardjo dengan Duta Besar Amerika Serikat Merle Cochran
C. adanya kondisi krisis ekonomi yang disebabkan karena jatuhnya harga barang-barang ekspor Indonesia sementara kebutuhan import terus meningkat
D. keadaan ekonomi dan keuangan yang semakin buruk sehingga sulit dilaksanakan
E. munculnya pergolakan di daerah yang semakin menguat.

Jawaban : E



25. Perhatikan pernyataan di bawah ini:
1. Struktur ekonomi Indonesia yang masih bercorak kolonial
2. Kegagalan sistem ekonomi Ali-Baba dan Plan Kasimo
3. Lemahnya pengusaha pribumi dalam persaingan dengan pengusaha asing
4. Dilaksanakanya program Senering oleh Syarifrudin Prawiranegara
Dari penyataan di atas, yang merupakan kondisi yang mendorong dikeluarkanya program ekonomi Gerakan Benteng oleh Sumitro Djojo Hadikusumo ditujukan dengan nomor...

A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 3 dan 4

Jawaban : B



26. Pada masa pemerintahan RIS muncul pembrontakan yang mengguncang stabilitas politik dalam negeri antara lain pembrontakan APRA di Jawa Barat tahun 1950. Tujuan APRA adalah mempertahankan bentuk negara federal Pasundan di Indonesia dan mempertahankan adanya tentara sendiri pada setiap negara bagian RIS. Usaha yang dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan pembrontakan APRA tahun 1950 adalah ...

A. menangkap semua tentara Belanda yang terlibat dan diasingkan ke luar
B. melakukan tekanan terhadap pimpinan tentara Belanda dan operasi militer
C. melucuti senjata tentara Belanda yang dipakai pembrontak dan dimusnahkan
D. menarik semua tentara yang bertugas di setiap negara bagian RIS ke pusat
E. memusnahkan tempat-tempat persembunyian yang digunakan pembrontak

Jawaban : B



27. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1. Mengurangi jumlah peredaran uang dalam negeri. Kebijakan itu mengarah pada praktik devaluasi dari Rp. 1000 menjadi Rp. 100.

2. Pembekuan sebagian dari seluruh simpanan uang di bank-bank di seluruh Indonesia. Peraturan ini bertujuan untuk mengurangi banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat.

3. membentuk Dewan Perancang Nasional (Depernas) dan melakukan sanering mata uang kertas yang nilai nominalnya Rp. 500 dan Rp. 1000 masing-masing nilainya diturunkan menjadi 10%

4. Menaikkan pendapatan dan menurunkan biaya ekspor serta melakukan penghematan secara drastis.

5. Melakukan pemotongan nilai mata uang yang nominalnya lebih dari 2,5 gulden dipotong 2 baik secara nilainya maupun fisiknya 6. Melindungi para penguasaha pribumi memberikan kredit impor kepada para pengusaha pribumi.

Dari pernyataan di atas, manakah yang termasuk kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin...
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 3, 4, dan 5
D. 4, 5, dan 6
E. 5, 6, dan 1

Jawaban : A



28. Perhatikan pernyataan berikut ini: Keberhasilan bangsa Indonesia menjadi negara swasembada pangan diakui dengan penghargaan yang diberikan FAO satu badan PBB yang bergerak dibidang makanan dan pertanian. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari program-program yang dijalankan pemerintah Orde Baru hingga terwujud dengan keberhasilan Indonesia sebagai Negara swasembada pangan.

Dari pernyataan dibawah ini tentukan kebijakan pemerintah yang mendukung kearah tercapainya swasembada pangan.
1. Pelaksanaan program Panca Usaha Tani
2. Menjalankan program transmigrasi penduduk jawa
3. Melaksanakan program Urbanisasi
4. Menjalankan Program Intensifikasi dan ekstensifikasi
5. Menjalankan pembalakan hutan lindung
6. Pembukaan lahan gambut sebagai lahan pertanian


A. 1, 2, 4
B. 2, 3, 5
C. 3, 4, 5
D. 4, 5, 6
E. 2, 5, 6

Jawaban : A



29. Manakah di bawah ini yang bukan termasuk kehidupan politik pada masa reformasi...
A. Kebijakan pemerintah memberi ruang gerak yang lebih luas terhadap hak-hak untuk mengeluarkan pendapat dan pikiran baik lisan atau tulisan sesuai pasal 28 UUD 1945 dapat terwujud dengan dikeluarkannya UU NO. 2 / 1999 tentang partai politik yang memungkinkan multi partai.

B. ABRI memiliki peran penting dalam bidang politik, militer, dan social dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah tentang Dwi Fungsi ABRI yang digagas oleh Jenderal A.H. Naution.

C. Pemerintah berupaya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta bertanggung jawab dibuktikan dengan dikeluarkan ketetapan MPR NO. IX / MPR / 1998 yang ditindak lanjuti dengan UU NO.30/2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi.

D. Lembaga MPR sudah berani mengambil langkah-langkah politis melaui sidang tahunan dengan menuntut adanya laporan pertanggung jawaban tugas lembaga negara, UUD 1945 di amandemen, pimpinan MPR dan DPR dipisahkan jabatannya, berani memecat presiden dalam sidang istimewanya.

E. Masa jabatan presiden paling banyak dua kali masa jabatan, presiden dan wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat, MPR tidak lagi lembaga tertinggi negara melainkan lembaga negara yang kedudukannya sama dengan presiden, MA, BPK, kedaulatan rakyat tidak lagi ditangan MPR melainkan menurut UUD.

Jawaban : B



30. Perhatikan pernyataan di bawah ini:
1. Menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dollar hingga di bawah Rp. 10.000,00
2. Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang disyaratkan IMF
3. Mengurangi subsidi negara Indonesia dengan menaikkan harga BBM
4. Memberikan bantuan langsung tunai kepada rakyat miskin
5. Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian masalah utang luar negeri
6. Memperbaiki kinerja ekspor, sehingga ekspor di Indonesia dapat ditingkatkan.

Dari pernyataan di atas, manakah yang termasuk kebijakan ekonomi pada masa pemerintahan B.J. Habibie...
A. 1, 2, dan 5
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 6
E. 3, 5, dan 6

Jawaban : A



31. Pada masa pemerintahan Orde Baru (1966-1998) bertekad mengabdi pada kepentingan rakyat dan nasional dilandasi semangat dan jiwa Pancasila serta UUD 1945. Salah satu kebijakan politik pemerintah Orde Baru adalah penerapan dwifungsi ABRI. Dwi fungsi ABRI merupakan konsep dasar militer dalam menjalankan peran sosial-politik di Indonesia. Dampak dikeluarkannya kebijakan tersebut adalah ...

A. kewenangan ABRI semakin luas karena campur tangan dalam ranah sipil
B. memberi tugas kepada ABRI untuk membantu tugas dari lembaga DPR
C. jalannya pemerintahan Indonesia menjadi kewenangan kepada ABRI
D. separo jajaran pemerintahan sipil diisi oleh perwakilan dari ABRI
E. fraksi ABRI ditarik dari perwakilan keanggotaan MPR/DPR

Jawaban : A



32. Perhatikan deskripsi berikut ini:
Setelah berakhirnya masa pemerintahan orde baru yang ditandai dengan lengsernya kepemimpinan presiden Soeharto pada tahun 1998, bangsa Indonesia kemudian memasuki masa Reformasi (mulai 1998 hingga saat ini). Proses demokrasi di masa Reformasi terdiri dari tiga tahapan yaitu :
1. Tahap pertama, yakni peralihan dari kepemimpinan
2. Tahap kedua, yakni pembentukan lembaga-lembaga dan tertib politik demokrasi
3. Tahap ketiga, yakni Konsolidasi demokrasi
4. Tahap keempat, yakni praktik demokrasi sebagai budaya politik berbangsa dan bernegara.

Dari deskripsi di atas, tahapan pertama perubahan demokrasi Indonesia dapat dievaluasi dari kondisi...
A. perkembangan demokrasi sejak 1998 hingga proses diselenggarakannya Pemilu 2004 telah memberikan sebuah kesempatan untuk mengakhiri sebuah masa transisi demokrasi menuju proses konsolidasi demokrasi.
B. adanya pemilihan umum secara langsung, yakni pemilihan presiden dan wakilnya, pemilihan anggota DPR, PDP, DPRD, dan juga pemilihan kepala daerah. Hal tersebut merupakan modal awal yang teramat penting dalam meningkatkan proses perkembangan demokrasi dimasa mendatang.
C. dengan terciptanya sebuah hubungan baru antara pemerintah pusat dan daerah melalui program Desentralisasi dan Otonomi Daerah di Indonesia.
D. perkembangan demokrasi terlihat dari hubungan antara sipil-militer, yang menjunjung tinggi supremasi sipil dan hubungan TNI sebagai militer dengan Kepolisian NKRI (POLRI) terkait dengan hubungan dalam sebuah kewenangan dalam melaksanakan fungsi pertahanan dan juga kemanan kedulatan bangsa.
E. demokrasi pada masa reformasi terlihat dari telah berkembangnya kesadaran masyarakat mengenai partisipasinya dalam kehidupan perpolitikan nasionl. Yang juga menjadi jalan untuk terbukanya kesempatan untuk ikut dalam meningkatkan kehidupan politik dimasyarakat.

Jawaban : B



33. Perhatikan kutipan di bawah ini:
“Masa reformasi yang terjadi mulai tahun 1998 merupakan masa-masa perubahan Indonesia dari segala sisi, politik, sosial dan ekonomi. Perubahan itu merata di semua lapisan masyarakat. Dari kalangan atas hingga masyarakat kelas bawah, membawa perubahan- perubahan yang mendasar dalam sistem pemerintahan dan ketatanegaraan kita sebagaimana nampak pada perubahan yang hampir menyeluruh atas Undang Undang Dasar 1945. Perubahan diberbagai bidang ini tidak lepas dari tokoh-tokoh reformasi yang muncul karena mereka gusar akan keadaan bangsa dan negara. Tokoh-tokoh yang berperan dalam munculnya era reformasi di Indonesia diantaranya adalah Abdurrahman Wahid, Sri Sultan Hamengkubuwana X, Megawati Soekarno Putri, Amien Rais”.

Dari kutipan di atas, manakah yang termasuk peran Amin Rais dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia...
A. Mencentuskan pertemuan Ciganjur untuk membahas agenda reformasi
B. Negarawan yang memiliki wawasan tentang pentingnya pluralisme bangsa
C. Sebagai pengendali massa supaya demonstran tidak bertindak anarkis
D. Merancang kembali nilai-nilai nasionalisme dan demokrasi
E. Menawarkan perubahan demokrasi Indonesia yang lebih modern

Jawaban : A



34. ASEAN adalah organisasi regional bangsa-bangsa Asia Tenggara yang bergerak di bidang ekonomi, geopolitik dan budaya. Dalam kegiatan ASEAN tersebut Indonesia mampu memainkan peran sebagai pemimpin Asia Tenggara, terutama pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Indonesia memiliki peranan yang cukup penting di dalam perkembangan ASEAN, di mana Indonesia merupakan salah satu penentu arah perkembangan organisasi tersebut. Contoh peran Indonesia dalam ASEAN menjadi penengah saat terjadinya konflik antara Kamboja dan Vietnam tahun 1987. Konflik ini dapat diselesaikan melalui Konferensi Paris tahun 1991 di mana kedua negara menyepakati adanya perjanjian damai. Dari deskripsi tersebut dapat disimpulkan bahwa Indonesia ...
A. dapat menyelesaikan konflik yang terjadi di berbagai dunia
B. mampu menciptakan perdamaian di kawasan Asia Tenggara
C. dapat menyelesaikan permasalahan ASEAN tanpa bantuan
D. bekerjasama dengan negara lain dalam mewujudkan kesejahteran
E. mampu mewujudkan suatu stabilatas nasional melalui keadilan

Jawaban : B



35. Perhatikan gambar-gambar berikut ini.
 adalah ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah Kelas 5 SD :  CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABAN

Termasuk ke dalam jenis sumber sejarah apakah peninggalan-peninggalan tersebut...
A. Sumber lisan
B. Sumber benda
C. Sumber tertulis
D. Sumber rekaman
E. Sumber sekunder

Jawaban : C



36. Perhatikan teks berikut ini:
Dalam pidatonya, Ir. Soekarno antara lain menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia agar merenungkan kembali masa-masa Perang Kemerdekaan dahulu. Dalam Perang Kemerdekaan itu rakyat Indonesia bersatu padu sehingga berhasil mengusir penjajah dari bumi Indonesia. Ia berharap agar bangsa Indonesia selalu memelihara persatuan dan kesatuan, menghentikan segala permusuhan dan pertikaian antarsesama. Niscaya bangsa Indonesia akan semakin jaya Teks tersebut menunjukkan salah satu kegunaan sejarah, yaitu kegunaan...
A. inspiratif (memberi inspirasi)
B. instruktif (membantu pengajaran)
C. rekreatif (memberi kesenangan)
D. edukatif (memberi pelajaran)
E. aspiratif (menerima aspirasi)

Jawaban : A



37. Perhatikan peristiwa-peristiwa sejarah berikut ini:
1. Ribuan mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR RI
2. Presiden Soeharto menyatakan mundur dari jabatan presiden
3. B.J. Habibie disumpah menjadi Presiden RI ketiga
4. Terjadinya kerusuhan dan penjarahan di Jakarta
5. Presiden Soeharto mempercepat kunjungannya di Kairo

Rangkaian kronologis peristiwa-peristiwa tersebut adalah...
A. 1, 2, 3, 4, 5
B. 2, 1, 4, 5, 3
C. 3, 4, 5, 1, 2
D. 4, 5, 1, 2, 3
E. 5, 4, 1, 2, 3

Jawaban : E



38. Perhatikan kutipan berikut ini:
Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca, ini dikenal sangat cerdas ketika masih menduduki sekolah dasar, namun ia harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung saat ia sedang shalat Isya. Tak lama setelah ayahnya meninggal, Ibunya kemudian menjual rumah dan kendaraannya dan pindah ke Bandung bersama Habibie, sepeninggal ayahnya, ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya terutama Habibie. Karena kemauan untuk belajar Habibie kemudian menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran SD Kelas 5 Tematik eksakta.


Dari kutipan kisah tersebut, manakah yang lebih tepat dikategorikan konsep waktu dalam sejarah...
A. Ketika masih menduduki sekolah dasar
B. Kehilangan bapaknya yang meninggal dunia
C. Membanting tulang membiayai kehidupan anak-ananya
D. Karena kemauan untuk belajar, Habibie belajar di GMS
E. Tampak menonjol prestasinya, terutama pelajaran eksakta

Jawaban : A



39. Perhatikan paparan berikut ini:
Rangka Homo sapiens kurang kekar posturnya dibandingkan Homo erectus. Salah satu alasannya karena tulang belulangnya tidak setebal dan sekompak Homo erectus. Hal ini mengindikasikan bahwa secara fisik Homo sapiens jauh lebih lemah dibanding sang pendahulunya tersebut. Di lain pihak, ciri-ciri morfologis maupun biometriks Homo sapiens menunjukkan karakter yang lebih berevolusi dan lebih modern dibandingkan dengan Homo erectus. Sebagai misal, karakter evolutif yang paling signifikan adalah bertambahnya kapasitas otak. Homo wajakensis yang termasuk Homo sapiens mempunyai kapasitas otak yang jauh lebih besar (rata-rata 1.630 cc), dengan atap tengkorak yang jauh lebih bundar dan lebih tinggi dibandingkan dengan Homo erectus yang mempunyai tengkorak panjang dan rendah, dengan kapasitas otak 1.000 cc. Segi-segi morfologis dan tingkatan kepurbaannya menunjukkan ada perbedaan yang sangat nyata antara kedua spesies dalam genus Homo tersebut.

Berdasarkan paparan tersebut dapat diketahui bahwa perbedaan Homo Erectus dan Homo Wajakensis terdapat pada...
A. tulang kening
B. bagian rangka kepala
C. bagian sambungan antartulang
D. jenis kelamin
E. volume otak

Jawaban : E



40. Perhatikan tabel berikut ini:
Salah satu kesimpulan yang dapat diambil dari tabel tersebut adalah bahwa Bangsa Deutero Melayu memiliki kebudayaan yang lebih maju dibandingkan dengan bangsa Proto Melayu karena...
A. telah mengembangkan kebudayaan Neolitikum
B. telah dapat membuat barang-barang dari perunggu
C. hampir semua peralatan mereka terbuat dari batu
D. masuk ke wilayah Indonesia lebih awal dari bangsa lain
E. kebudayaannya didukung suku bangsa Batak dan Minang

Jawaban : B



41. Perhatikan paparan berikut ini:
Pada masa bercocok tanam, kemampuan berpikir manusia mulai berkembang, sehingga timbul upaya menyiapkan persediaan bahan makanan yang cukup dalam suatu masa tertentu. Dalam upaya tersebut maka manusia bercocok tanam dan tidak lagi tergantung kepada alam. Berdasarkan paparan tersebut dapat diketahui bahwa salah satu karakteristik kehidupan manusia pada masa tersebut adalah...
A. kemampuan berpikir rendah
B. hidup berpindah-pindah
C. mulai bercocok tanam
D. tergantung pada alam
E. tinggal di gua-gua

Jawaban : C



42. Perhatikan gambar di bawah ini.
 adalah ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah Kelas 5 SD :  CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABAN

Dua gambar ini merupakan peninggalan masa praaksara yang telah disempurnakan dan perkakas tersebut masih dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat kita terutama untuk keperluan di dapur, hal ini disebabkan ...
A. melestarikan hasil budaya bangsa
B. mempunyai bentuk yang antik
C. memberi tekstur pada bumbu masak
D. mudah dibuat oleh siapa saja
E. merupakan alat yang wajib ada

Jawaban : C



43. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1. Banyak daerah yang melepaskan diri dari Sriwijaya
2. Berkurangnya kapal dagang yang singgah di pelabuhan Sriwijaya
3. Terjadinya serangan atas Sriwijaya dari kerajaan lain
4. Letak Kota Palembang semakin jauh dari laut

Pernyataan tersebut yang merupakan faktor politik penyebab mundurnya kerajaan Sriwijaya adalah ...
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 1 dan 3
E. 2 dan 4

Jawaban : D



44. Perhatikan kutipan di bawah ini:
Di bawah pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa Kerajaan Banten mengalami kemajuan, selain karena Banten mempunyai komoditas penting yaitu lada juga banyaknya muncul perkampungan-perkampungan orang asing dari Arab, Gujarat, Persia, Turki, Cina dan sebagainya.

Hal tersebut disebabkan karena kerajaan Banten menjadi pusat kegiatan ...
A. pertanian
B. manufaktur
C. perdagangan
D. arsitektur
E. home industri

Jawaban : C



45. Perhatikan paparan berikut ini:
Kemunduran Kerajaan Samudera Pasai diantaranya disebabkan oleh ekspedisi Gajah Mada dalam rangka mewujudkan persatuan nusantara, dan juga disebabkan oleh tidak adanya kaderisasi kepemimpinan yang baik. Pernyataan tersebut dapat dikategorikan sebagai penyebab kemunduran di bidang ...
A. ekonomi
B. sosial
C. budaya
D. politik
E. militer

Jawaban : C



46. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1. Dibentuknya Dokuritsu Junbi Cosakai
2. Non kooperatif
3. Penculikan Bung Karno ke Rengasdengklok
4. Pengeboman Hirosima
5. Janji kemerdekaan dari Jepang untuk Indonesia

Berdasarkan pernyataan di atas manakah yang termasuk strategi perjuangan Indonesia pada masa menjelang Proklamasi
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 1, 3, dan 5
D. 3, 4, dan 5
E. 1, 2, dan 4.

Jawaban : A



47. Biografi Ahmad Soebarjo
Soebarjo adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, dan Pahlawan Nasional Indonesia. Ia juga Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Semasa remaja Subarjo sekolah di Hogere Burger School, Jakarta (Setara SMA) pada tahun 1917. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Leiden, Belanda dan memperoleh ijazah Meester de Rechten (saat ini setara Sarjana Hukum) di bidang undang-undang pada tahun 1933.

Ketika menjadi mahasiswa, Soebarjo aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui organisasi kepemudaan seperti Jong Java dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Belanda. Karir Ahmad Soebarjo terus naik ketika dilantik menjadi Menteri Luar Negeri tanggal 17 Agustus 1945, sekaligus menteri luar negeri pertama. Kabinet saat itu bernama Kabinet Presidential, kemudian menajbat Menteri Luar Negeri sekali lagi pada tahun 1951 - 1952. Selain itu, ia juga menjadi Duta Besar Republik Indonesia di Switzerland antara tahun 1957 - 1961

Dari paparan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa ...
A. walaupun Ahmad Soebarjo lulusan dari negeri Belanda tapi Nasionalismenya tetap tinggi
B. Ahmad Soebarjo adalah Menteri Luar Negeri pertama Republik Indonesia
C. Ahmad Soebarjo bersama Moh. Hatta adalah aktivis Persatuan Mahasiswa Indonesia di Belanda
D. Ahmad Soebarjo aktif memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sejak kuliah di Belanda hingga menjadi Duta Besar di Swiss
E. Ahmad Soebarjo seorang tokoh politik yang ternama di awal kemerdekaan Indonesia

Jawaban : D



48. Kedatangan Jepang ke Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh golongan tua. Diantaranya adalah:
1. Penyampaian ide dasar negara di Sidang PPKI
2. Penculikan Soekarno ke Rengasdengklok
3. Penyusunan perangkat pemerintahan
4. Penyebar luasan berita proklamasi kemerdekaan
5. Pembentukkan partai politik tunggal

Dari uraian di atas manakah yang termasuk peristiwa sebelum proklamasi terjadi ...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
E. 4 dan 5

Jawaban : A



49. Negara Republik Indonesia yang dilahirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya belum sempurna sebagai suatu negara. Oleh karena itu, para pemimpin bangsa ini segera menyusun konstitusi negara dan membentuk kelengkapan negara. Untuk kemudian PPKI mengadakan sidang pada tanggal 18 Agustus 1945, 19 Agustus 1945 dan 22 Agustus 1945. Dari pernyataan di atas, makna penting yang dapat diambil dari pembentukkan pemerintahan ialah ...
A. Indonesia tidak boleh lagi tergantung pada bangsa lain
B. Indonesia harus secepatnya mengisi kemerdekaan dengan baik
C. Indonesia harus memiliki tatanan hukum dan pemerintahan sendiri
D. Indonesia mampu mengolah kekayaan bangsana sendiri
E. Indonesia mampu menentukan masa depannya sendiri

Jawaban : C



50. Ultimatum Sekutu pada tanggal 21 Maret 1946 meminta rakyat Indonesia untuk menyerahkan seluruh senjata yang direbut dari serdadu Jepang, menyulut amarah masyarakat Indonesia. Ultimatum itu diulang pada tanggal 24 Maret 1946, dan Tentara Republik Indonesia (TRI) tidak menginginkan kota Bandung dijadikan markas strategis Tentara NICA dan Sekutu.

Dari ilustrasi di atas strategi yang digunakan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kota Bandung adalah ...
A. Perang Puputan
B. Perang Paregreg
C. Bumi Hangus
D. Perang Gerilya
E. Pagas Betis

Jawaban : C



51. Hasil perjuangan diplomasi Indonesia:
1. Ditariknya Tentara Republik Indonesia dari daerah-daerah yang diduduki Belanda
2. Dibentuk negara RIS dan Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949.
3. RIS dan Belanda akan tergabung dalam Uni Indonesia–Belanda.
4. Diakuinya Sumatera, Banten dan Yogyakarta
5. Pemerintahan RI dikembalikan ke Jogjakarta, penghentian perang gerilya dan pembebasan semua tahanan politik.
6. Indonesia dan Belanda bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan.
7. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun setelah pengakuan kedaulatan

Dari pernyataan di atas, manakah yang merupakan hasil perundingan Konferensi Meja Bundar (KMB)!
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 2, 3 dan 5
D. 2, 3 dan 7
E. 3, 4 dan 7

Jawaban : D



52. Proklamasi kemerdekaan Indonesia, ibarat mimpi buruk bagi pemerintahan kolonial Belanda. Berbagai cara dan upaya di lakukan oleh Belanda untuk memecah belah Indonesia dan kemudian dapat dijajah kembali. Perhatikan pernyataan di bawah ini...
1. Kegagalan pada perjanjian Renville
2. Mempertahankan berdirinya Negara Pasundan
3. Ingin mengganti ideologi negara
4. tidak mau hijrah ke Yogyakarta
5. Kekecewaan akan alokasi pembangunan antara pusat dan daerah

Pernyataan di atas yang merupakan latar belakang terjadinya pemberontakan DI/TII Jawa Barat adalah ...
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 4
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 3 dan 5
E. 1, 3 dan 5

Jawaban : A



53. Ketika perang dingin berlangsung bangsa Indonesia memutuskan untuk tidak terlibat diantara keduanya dengan merintis membentuk Gerakan Non Blok sebagai program kongkrit politik bebas aktif Indonesia, namun pada masa Demokrasi Liberal khususnya pada masa Kabinet Sukiman komitmen bangsa Indonesia terkesan tidak sesuai dengan politik bebas aktif hal ini dikarenakan Kabinet Sukiman melakukan...
A. Gerakan Benteng
B. Ekonomi Ali Baba
C. Nota Kesepakatan Mutual Act
D. Nasionalisasi De Javasche Bank
E. Pemotongan Nilai Mata Uang

Jawaban : D



54. Perhatikan pernyataan berikut ini...
1. Defisit yang harus ditanggung oleh pemerintah pada waktu itu sebesar 5,1 miliar
2. Indonesia hanya mengandalkan satu jenis ekspor terutama hasil bumi yaitu pertanian dan perkebunan sehingga apabila permintaan ekspor dari sektor itu berkurang akan memukul perekonomian Indonesia.
3. Belum memiliki pengalaman untuk menata ekonomi secara baik, belum memiliki tenaga ahli dan dana yang diperlukan secara memadai

Berdasarkan pernyataan di atas,kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Liberal yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi kondisi tersebut dengan mengeluarkan kebijakan...
A. Gunting Syafruddin
B. Sistem ekonomi Ali-Baba
C. Sistem ekonomi Gerakan Benteng
D. Sistem ekonomi Gotong Royong
E. Nasionalisasi De Javasche Bank

Jawaban : A



55. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1. Melindungi para penguasaha pribumi memberikan kredit impor kepada para pengusaha pribumi
2. Menaikkan pendapatan dan menurunkan biaya ekspor serta melakukan penghematan secara drastis.
3. Mengurangi jumlah peredaran uang dalam negeri. Kebijakan itu mengarah pada praktik devaluasi dari Rp. 1000 menjadi Rp. 100.
4. Pembekuan sebagian dari seluruh simpanan uang di bank-bank di seluruh Indonesia. Peraturan ini bertujuan untuk mengurangi banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat.
5. Membentuk Dewan Perancang Nasional (Depernas) dan melakukan sanering mata uang kertas yang nilai nominalnya Rp. 500 dan Rp. 1000 masing-masing nilainya diturunkan menjadi 10%
6. Melakukan pemotongan nilai mata uang yang nominalnya lebih dari 2,5 gulden dipotong 2 baik secara nilainya maupun fisiknya Dari pernyataan di atas, manakah yang termasuk kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin!
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 3, 4, dan 5
D. 4, 5, dan 6
E. 5, 6, dan 1

Jawaban : C



56. Perhatikan deskripsi berikut ini.
Pada permulaan Orde Baru program pemerintah dalam bidang ekonomi lebih berorientasi pada usaha penyelamatan ekonomi nasional terutama pada usaha mengendalikan tingkat inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Tindakan pemerintah ini dilakukan karena adanya kenaikan harga pada awal tahun 1966 yang menunjukkan tingkat inflasi kurang lebih 650 % setahun. Hal itu menjadi penyebab kurang lancarnya program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah. Dari deskripsi di atas, cara pemerintah yang paling tepat untuk mengatasi kondisi di tersebut adalah...
A. stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi
B. kerja Sama Luar Negeri
C. pembangunan Nasional
D. penyederhanaan Lembaga BUMN
E. penurunan Nilai Mata Uang

Jawaban : E



57. Manakah pernyataan di bawah ini yang tidak termasuk kehidupan politik pada masa reformasi...
A. Adanya jaminan kebebasan pendirian partai politik atau ormas.
B. Pembebasan sejumlah tahanan politik semasa orde baru.
C. Melaksanakan pemilu 1999 yang diikuti banyak partai.
D. Pemerintahan yang bersifat sentralisasi atau terpusat
E. Kebebasan pers yang luas dan tidak ada pencabutan SIUPP.

Jawaban : B



58. Perhatikan pernyataan di bawah ini:
1. Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang disyaratkan IMF
2. Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian masalah utang luar negeri
3. Mengurangi subsidi negara Indonesia dengan menaikkan harga BBM
4. Untuk mengatasi korupsi, dibentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
5. Memberikan bantuan langsung tunai kepada rakyat miskin
6. Menyalurkan bantuan dana BOS kepada sarana pendidikan

Dari pernyataan di atas, manakah yang termasuk kebijakan ekonomi pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono...
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 6
E. 3, 5, dan 6

Jawaban : E



59. Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, mereka melakukan berbagai tindakan yang mampu memberikan dampak bagi bangsa Indonesia. Di bidang ekonomi Jepang mengeksploitasi SDA/ SDM untuk kepentingan perang dan menerapkan sistem ekonomi perang dan sistem autarki (memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan menunjang kegiatan perang). Kebijakan Jepang saat menduduki Indonesia tidak sepenuhnya merugikan, ada beberapa kebijakan yang memberi kesan positif bagi perkembangan bangsa Indonesia. Dampak positif pendudukan Jepang di bidang ekonomi bagi bangsa Indonesia saat ini adalah ...
A. sumber daya alam Indonesia diekploitasi secara besar-besaran
B. Indonesia menjadi negara pengolah sumber bahan baku industri
C. sumber daya alam Indonesia dikelola oleh perusahaan asing
D. diperkenalkan line system untuk peningkatan produksi pangan
E. masuknya investor asing ke Indonesia untuk memperbaiki ekonomi

Jawaban : D



60. Perhatikan kutipan di bawah ini.
Pada masa kerajaan Islam, kegiatan perekonomian sudah maju dengan pesat. Berdirinya bandar-bandar atau pelabuhan tempat transaksi biasanya dilakukan adalah fakta yang menguatkan hal itu. Berbagai bandar itu tidak hanya disingahi oleh pribumi, tapi juga oleh orang asing/mancanegara.

Kutipan tersebut menunjukkan bahwa kehidupan ekonomi yang berkembang adalah bidang ...
A. pertanian
B. manufaktur
C. perdagangan
D. arsitektur
E. home industri

Jawaban : C



61. Perhatikan paparan berikut ini:
Strategi devide et impera yang diterapkan VOC terhadap Kerajaan Banten dengan membantu Sultan Haji yang berperang dengan ayahnya yaitu Sultan Ageng Tirtayasa, dapat dikategorikan sebagai faktor penyebab kemunduran Banten bidang ...
A. ekonomi
B. sosial
C. budaya
D. politik
E. multi etnis

Jawaban : D



62. Perhatikan paparan di bawah ini: Pada tahun 1453 kota Konstantinopel dikuasai oleh kerajaan Turki, kemudian Turki melarang bangsa-bangsa Eropa untuk datang dan berdagang di Konstantinopel. Hal ini mengakibatkan bangsa Eropa mengalami kesulitan untuk mendapatkan barang-barang produk Asia dan mendorong mereka datang di bumi Nusantara. Memperhatikan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia motif awalnya adalah ...
A. mencari rempah-rempah
B. membuktikan bumi bulat
C. mencari kekayaan
D. penyebaran agama
E. memperluas wilayah

Jawaban : A



63. Perhatikan paparan berikut ini:
Perjuangan bangsa Indonesia setelah tahun 1908 merupakan perjuangan yang sudah menunjukkan karakter yang bersifat nasional. Perjuangan nasional juga dikenal dengan istilah Pergerakan Nasional, perjuangan ini lebih mengutamakan strategi ...
A. diplomasi dan organisasi
B. fisik dan kedaerahan
C. fisik dan organisasi
D. diplomasi dan fisik
E. non fisik dan kedaerahan

Jawaban : E



64. Perhatikan pernyataan berikut ini:
1. Bersifat radikal
2. Non kooperatif
3. Menuju Indonesia merdeka
4. Bersifat modern
5. Bersifat kedaerahan
6. Mengembangkan perekonomian

Berdasarkan pernyataan di atas manakah dibawah ini yang termasuk strategi pergerakan nasional Indonesia pada masa kebangkitan nasional (1908-1942):
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3 dan 6
C. 1, 3, dan 4
D. 2, 3 dan 4
E. 4, 5 dan 6

Jawaban : A



SOAL SOAL ESAI

Esai:
1. Seorang sejarawan akan melakukan penelitian tentang lahirnya gerakan reformasi di Indonesia. Untuk melakukan penelitian tersebut maka sejarawan tersebut melalui tahapan-tahapan. Sebutkan dan jelaskan 3 tahapan dalam penelitian sejaarah tersebut!

Penjelasan uraian Jawaban soal:

Tahapan pertama adalah heuristik yaitu kegiatan mencari dan mengumpulkan sumber sejarah baik dokumen tertulis maupun lisan dengan cara mewawancarai pelaku sejarah. Tahap kedua adalah verifikasi atau kritik sumber dengan menilai kebenaran dan keaslian sumber yang didapat. Tahap ketiga yaitu interpretasi dengan menafsirkan segala sumber yang didapat untuk mendapatkan objektifitas sejarah sehingga diperoleh sejarah yang benar.


2. Kesultanan Banten memiliki seorang tokoh pemimpin paling dikenal dalam sejarah dan mendapat pengakuan sebagai pahlawan nasional yaitu Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682). Selama ia berkuasa, Banten mengalami kemajuan yang sangat pesat. Jelaskan peran Sultan Ageng Tirtayasa dalam memajukan Kesultanan Banten!

Penjelasan uraian Jawaban soal:

Sultan Ageng Tirtayasa sangat berperan memajukan pertanian dengan sistem irigasi yang ia buat di wilayah Banten utara. Ia juga berhasil menyusun angkatan perang yang sangat disegani di wilayah Pulau Jawa. Sebagai bandar, pelabuhan Banten menempatkan dirinya secara aktif dalam dunia perdagangan dan mampu meningkatkan volume perniagaan sehingga berdampak pula pada luasnya hubungan diplomatik.


3. Golongan profesional memiliki peranan penting dalam pergerakan nasional. Salah satunya adalah guru. Berilah penjelasan mengenai peran guru pada periode pergerakan nasional!

Penjelasan uraian Jawaban soal:

Peran guru pada periode pergerakan nasional adalah sebagai ujung tombak perjuangan memajukan bangsa Indonesia dari keterbelakangan. Guru memiliki peran dalam menanamkan rasa kebangsaan dan nasionalisme kepada anak didiknya. Melalui peran inilah lahir para pemimpin nasional yang dapat diandalkan dalam perjuangan kemerdekaan.


4. Identifikasikan empat strategi PKI untuk menyebarkan ideologi komunis hingga berhasil menjadi salah satu pemenang PEMILU 1955!

Penjelasan uraian Jawaban soal:

(1) Membentuk organisasi masyarakat dengan berbagai latar belakang
(2) Membangun konspirasi dalam pembubaran lawan politiknya seperti Masyumi dan PSI
(3) Membangun jaringan komunisme di pemerintahan, angkatan bersenjata, universitas dan pemerintahan
(4) Menggalang dukungan melalui kampanye revolusi agraria, membagi-bagikan tanah kepada para petani


5. Terpilihnya Soeharto sebagai Presiden melalui Sidang Umum MPR 1998 ternyata tidak dapat memulihan kondisi krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak 1997. Hal ini menimbulkan aksi mahasiswa yang menyuarakan tuntutan gerakan Reformasi. Sebutkan 6 (enam) agenda Reformasi 1998!

Penjelasan uraian Jawaban soal:

(1) Adili Soeharto dan krooni – kroninya
(2) Amandemen UUD 1945
(3) Penghapusan Dwi fungsi ABRI
(4) Otonomi daerah seluas – luasnya
(5) Supermasi Hukum
(6) Pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN)

Baca:




KESIMPULAN CONTOH SOAL LATIHAN USBN 2020 SMA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DAN KUNCI JAWABANNYA

Semoga dengan beberapa latihan soal diatas, bisa membuat peserta didik tingkat akhir sekolah SMA/MA/ SMK Sederajat Kelas 12 tahun pelajaran 2019/2020  terbantu dalam mendalami mata pelajaran Sejarah Indonesia untuk menghadapi ujian tahap akhir tiap jenjang tingkat pendidikan disekolah (USBN). Kamu tidak perlu mendownload materi ini dengan format PDF maupun word, karena beberapa tulisan download terdapat oknum yang mengarahkan ke link download "kurang jelas". Di pelajaran SD Kelas 5 Tematik kamu hanya butuh simpan alamat urlnya dan silahkan membaca kembali jika membutuhkannya.



Kata pesan harapan terakhir dari penulis pelajaran SD Kelas 5 Tematik adalah doa terbaik untuk seluruh teman-teman pelajar yang sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) tersebut, baik itu untuk UNBK dan USBN Tahun Ajaran 2019-2020 tingkat SD, SMP dan SMA adalah ucapan tetap semangat dan semoga teman semua lulus dengan hasil yang memuaskan. Karena itu adalah harapan setiap guru dan orangtua pada anak-anak didiknya!!! SEMANGAT YA!!