Pada tulisan kali ini cg Sejarah akan membahas mengenai Logo dan Tema Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2019. Sedang tulisan Pedoman Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2019 akan dibahas dalam artikel tersendiri.
Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) memiliki sejarah yang panjang. Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 20 Desember sebagai rasa syukur dan hormat atas keberhasilan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam menghadapi ancaman bangsa lain yang ingin menjajah kembali bangsa kita.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan keberhasilan tujuan peritiwa sejarah ini adalah dengan menetapkan pelaksanaan Bhakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional. Hal ini dimaksudkan agar semua insan kementerian sosial mengingat kembali filosofi kesetiakawanan dengan mengenang, menghayati dan melakukan aksi dengan semangat persatuan, kesatuan, kegotong-royongan dan kekeluargaan rakyat Indonesia bahu membahu mengatasi permasalahan dalam mempertahankan kedaulatan bangsa atas pendudukan kota Yogyakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia oleh tentara Belanda pada tahun 1948.
Peringatan HKSN diharapkan dapat menjadi “alat pengungkit” untuk menggerakkan kembali nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang ada dimasyarakat, yang dilaksanakan ditingkat pusat, propinsi dan kabupaten/kota dengan berdasarkan pada tiga prinsip, yaitu :
- Prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat yang berarti bahwa kegiatan Peringatan HKSN memerlukan peran aktif seluruh unsur masyarakat, antara lain TNI dan Polri, organisasi sosial/ lembaga swadaya masyarakat, unsur generasi muda, lembaga pendidikan, dunia usaha, media massa, pemuka masyarakat dan agama, relawan sosial dan masyarakat secara umum yang didayagunakan untuk kepentingan masyarakat.
- Prinsip Tri Daya, yaitu bahwa penyelenggaraan HKSN diharapkan dapat memberdayakan manusia, usaha, dan lingkungan sosial sebagai satu kesatuan.
- Prinsip berkelanjutan, bahwa kegitan-kegiatan dalam rangka Kesetiakawanan Sosial Nasional hendaknya dilaksanakan secara terus menerus sepanjang tahun (No Day Without Solidarity) dengan berdasarkan pada kedua prinsip tersebut di atas.
Peringatan Hari Kesetiakawanan sosial Nasional saat ini dilaksanakan dalam bentuk Bulan Bhakti Kesetikawanan Sosial yang dimaksudkan sebagai upaya mengarahkan percepatan gerakan Indonesia Peduli menuju terwujudnya Indonesia baru, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan tanggungjawab sosial masyarakat untuk mengkristalisasikan kesetiakawanan sosial serta meningkatkan jumlah masyarakat peduli dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Peringatan HKSN diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada, dengan mengacu pada parameter kesejahteraan :
- Terpenuhinya kebutuhan dasar setiap warga negara Indonesia (sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan).
- Terlindungi hak sipil setiap warga negara (hak memperoleh KTP, Akte Kelahiran, hak berorganisasi, hak mengemukakan pendapat dll).
Daftar Isi:
- SEJARAH PERINGATAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN)
- LOGO PERINGATAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN) KE 62 TAHUN 2019
- PERINGATAN TEMA HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN) KE 62 TAHUN 2019
- HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL DALAM PENGERTIAN AHLI BAHASA KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
- KESIMPULAN SEJARAH, LOGO, TEMA DAN TUJUAN PERINGATAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN) 2019
SEJARAH PERINGATAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN)
Adapun sejarah lahirnya Hari Sosial yang pada akhirnya berubah menjadi Hari Kebhaktian Sosial, dan berganti lagi menjadi HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional) adalah sebagai berikut :- HARI SOSIAL ke I atau pertama kali diperingati pada tanggal 20 Desember 1958 dicetuskan oleh Menteri Sosial Bapak H. Moeljadi Djojomartono.
- Pada Peringatan yang ke XIX tanggal 20 Desember 1976, oleh Menteri Sosial Bapak HMS. Mintardja, SH. Nama HARI SOSIAL diubah menjadi HARI KEBAKTIAN SOSIAL.
- Pada Peringatan yang ke XXVI tanggal 20 Desember 1983, oleh Menteri Sosial Ibu Nani Soedarsono, SH. nama HARI KEBAKTIAN SOSIAL diubah lagi menjadi HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL.
Pada Peringatan yang ke LVI Tanggal 20 Desember 2013 di lapangan Karebosi Makassar dihasilkan PIAGAM MAKASSAR dengan 4 produk yaitu :
- Komite Kesetiakawanan Sosial Nasional;
- Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial;
- Satuan Tugas Kesetiakawanan Sosial
- Pos Komunikasi Sosial
Keempat produk ini untuk selanjutnya menjadi garis kebijakan Nasional sebagai penggerak implementasi Kesetiakawanan Sosial Nasional (KSN) di seluruh Indonesia. Jiwa dan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih yang tumbuh di dalam masyarakat tersebut harus dikembangkan, direvitalisasi, didayagunakan dalam kehidupan berbangsa.
Pada saat ini bangsa Indonesia masih berhadapan dengan berbagai masalah kesejahteraan sosial yang meliputi kemiskinan, keterlantaran, ketunaan, keterpencilan dan kebencanaan yang jumlahnya tidak kecil. Sementara pemerintah memiliki kemampuan terbatas, sehingga diperlukan peran serta masyarakat. Kesetiakawanan sosial masa kini adalah instrumen menuju kesejahteraan masyarakat melalui gerakan peduli dan berbagi oleh, dari dan untuk masyarakat baik sendiri-sendiri maupun secara bersamaan berdasarkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, kegotongroyongan dan kekeluargaan yang dilakukan secara terencana, terarah dan dan berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia Sejahtera (INDOTERA).
LOGO PERINGATAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN) KE 62 TAHUN 2019
Adapun logo resmi Peringatan HKSN tahun 2019 sebagaimana gambar logo dibawah.![]() |
| Gambar Logo HKSN Kalsel 2019 (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional) ke 62 |
Dalam logo gambar diatas terdapat tema dan hastag hari kesetiakawanan nasional 2019, 20 Desember. Anda dapat mendownload logo, tema dan hastag HKSN (hari kesetiakawanan nasional 2019) dalam format CDR untuk keperluan baleho, kartu ucapan selamat, spanduk, dll dengan mengunjungi situs resmi https://www.kemsos.go.id/logo-hari-kesetiakawanan-sosial-nasional-hksn-tahun-2019
PERINGATAN TEMA HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN) KE 62 TAHUN 2019
Sebagaimana ditetapkan oleh Kemeterian Sosial Republik Indonesia (Kemsos) tema yang diangkat dalam Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019 ke 62 adalah "Kesetiakawanan Sosial Menembus Batas”. dengan tema ini diharapkan dapat menjadi media untuk dapat menggerakkan kembali nilai - nilai kesetiaan kawanan sosial yang ada di masyarakat..
Baca:
HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL DALAM PENGERTIAN AHLI BAHASA KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
Menurut Kementerian Sosial (Kemsos RI) tentang pengertian kesetiakawanan Sosial. bahwa Kesetiakawanan Sosial adalah nilai, sikap dan perilaku sosial yang mengatur hubungan sosial antara warga satu dengan lainnya dengan menumbuhkan sikap dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh altruistik, kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat dan harga diri setiap warga negara Indonesia.Filosofi Kesetiakawanan Sosial adalah kepekaan rasa ingin menjadi bagian atau terlibat dari suatu keadaan sehingga muncul keinginan untuk menolong secara sukarela/ tanpa pamrih apapun.
Esensi dari Peringatan HKSN adalah untuk menggugah perasaan, empati terhadap kesulitan orang lain secara bersama-sama melalui aksi nyata (togetherness for willingness / menggugah kesadaran bersama untuk kebaikan semua).
KESIMPULAN SEJARAH, LOGO, TEMA DAN TUJUAN PERINGATAN HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL NASIONAL (HKSN) 2019
Dari pembahasan pelajaran SD Kelas 5 Tematik diatas kita dapat menyimpulkan tentang sejarah, logo, tema, tujuan dan pengertian dari Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2019, 20 Desember dari agenda kementerian sosial Republik Indonesia memiliki tujuan nasional seperti contoh:- Menjadi gerak dasar untuk memudahkan dan memperlancar penyelenggaraan Gerakan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial secara terkoordinasi, sinergis, terencana, terarah dan berkelanjutan.
- Terwujudnya tata kehidupan dan penghidupan masyarakat yang dilandasi oleh kesetiakawanan sosial.
- Terciptanya kondisi sosial yang menjamin kesetiakawanan sosial mampu menjadi pilar dasar dalam mewujudkan Indonesia sejahtera.
Adapun memaknai HKSN tahun 2018 jika melihat dari tema dan logo ini dapat artikan bahwa penguatan Kesetiakawanan secara tidak langsung akan berdampak pula pada majunya sosial kebudaya Indonesia tanpa batas. Inilah hakekat yang mestinya menjadi makna sesungguhnya bukan sekedar kata ataupun ucapan semata.
Akhir kata dari pembahasan pelajaran SD Kelas 5 Tematik mengucapkan selamat memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ke-62, dan hari bela Negara Tahun 2019 untuk seluruh rakyat Indonesia!!.
